Menteri ESDM Beri Sinyal Harga BBM Turun
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, memberi sinyal bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) akan mengalami penurunan bulan depan.
Sebagaimana diketahui, Pertamina telah menahan harga jual BBM mereka, baik yang subsidi maupun non-subsidi, sejak Februari 2024 hingga bulan Juni ini, berdasarkan arahan dari pemerintah. Hal ini dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat.
Maka dari itu, kemudian muncul pertanyaan bagaimana dengan nasib harga BBM setelah bulan Juni 2024 ini. Namun, Arifin menyebutkan bahwa Kementerian ESDM belum melakukan rapat untuk membahas harga jual BBM bulan depan.
Kendati demikian, melihat harga minyak mentah dunia yang saat ini mengalami penurunan. Ada kemungkinan harga BBM bulan depan justru akan turun, bukan naik.
Baca Juga
Harga BBM Terbaru Juni 2024: Pertamina Tetap, SPBU Lain Turunkan Harga
“Belum rapat-rapat, belum ada pertemuan. Tapi minyak udah turun nih,” kata Arifin di gedung Kementerian ESDM saat ditanya soal proyeksi harga BBM bulan depan, Selasa (4/6/2024).
Harga minyak mentah Brent turun 49 sen atau 0,63% menjadi US$ 77,87 per barel pada perdagangan Selasa (4/6/2024). Brent ditutup di bawah US$ 80 untuk pertama kalinya sejak 7 Februari, setelah jatuh lebih dari 3% pada hari Senin.
Baca Juga
Masuki Juni, Pertamina Pastikan Harga BBM Non Subsidi Tidak Naik
Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 51 sen atau 0,51% menjadi US$ 73,71. Harga minyak ini juga menetap di dekat level terendah empat bulan pada hari Senin setelah terjun 3,6%.
Penetapan harga BBM sendiri mengacu kepada Keputusan Menteri ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 tentang formulasi harga JBU atau BBM non-subsidi.

