RI Kerja Sama dengan Uruguay Demi Tingkatkan Kualitas Daging dan Susu, Untuk Program Makanan Bergizi?
JAKARTA, Investortrust.id– Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Menteri Peternakan, Pertanian dan Perikanan Republik Oriental Uruguay Fernando Mattos terkait kerjasama di bidang peternakan untuk mengembangkan produksi daging dan susu berkualitas.
“Kementan bergerak sesuai dengan arahan Presiden Jokowi dan Presiden yang terpilih Pak Prabowo untuk meningkatkan kinerja sektor pangan, utamanya daging, produk hortikultura dan tanaman pangan,” ucap Wamentan Harvick dalam keterangan tertulisnya, Rabu (5/6/2024).
Pada 2023, total nilai perdagangan komoditas pertanian antara Indonesia dan Uruguay hanya mencapai sekitar US$ 8,87 juta. Oleh sebab itu, Wamentan Harvick menaruh harapan dalam kerjasama ini, baik guna meningkatkan nilai perdagangan komoditas pertanian seperti kelapa, kelapa sawit, kakao, pala, kayu manis, dan cengkeh.
Saat ini, Uruguay menduduki posisi ke-7 produsen daging utama di dunia dengan mengekspor 450 ribu ton daging sapi ke pasar internasional. Uruguay dikenal sebagai negara yang memiliki sistem pengelolaan ternak yang modern dan berkelanjutan.
Baca Juga
Pekan ke-3 April, Harga Daging Ayam, Bawang Merah hingga Daging Sapi Melonjak
“Bukan hanya terjadinya trading diantara kedua negara, kita sepakat tadi untuk bertukar informasi bagaimana mengembangkan teknologi pertanian. Utamanya agar kedua belah negara bisa lebih berkembang lagi,” terang Harvick.
Hal senada disampaikan oleh Menteri Fernando Mattos. Ia melihat ada potensi besar untuk meningkatkan sektor perdagangan komoditas pertanian, sekaligus memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Uruguay dalam upaya pembangunan swasembada pangan di masing-masing negara.
“Kita sangat senang atas penandatangan MoU ini. Kita telah menemukan beberapa topik penting untuk dapat mengembangkan industri daging ternak dan industri susu untuk mencapai target swasembada. Uruguay akan membantu Indonesia karena kita memiliki pengalaman yang panjang dalam industri peternakan,” ungkap Fernando Mattos.
Menteri Fernando Mattos juga mendukung program makan siang dan susu gratis yang sedang dipersiapakan oleh Kementerian Pertanian sebagai program mendatang dari Presiden terpilih 2024-2029. Menurutnya, peningkatan kualitas daging dan susu ternak adalah salah satu cara terbaik untuk membangun generasi masa mendatang.
“Kita (Uruguay) memiliki kemampuan besar untuk mendukung program kalian (Indonesia) untuk memberi makanan dan mendidik anak sekolah dengan memberi protein yang lebih banyak kepada penduduk. Sebab kita membutuhkan nutrisi yang baik untuk pendidikan yang baik,” tutupnya.

