Garuda Indonesia Telah Terbangkan 68.952 Calon Jemaah Haji per 29 Mei 2024
ACEH, investortrust.id – PT Garuda Indonesia (Persero) telah menerbangkan calon jemaah haji secara perdana embarkasi Banda Aceh pada Rabu (19/5/2024). Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra menyampaikan, dengan diterbangkannya kelompok terbang (kloter) embarkasi Banda Aceh ini Garuda Indonesia mencatat 68.952 calon jemaah haji telah menuju ke Jeddah atau Mekah.
“Adapun hingga hari Rabu (29/5/2024), secara keseluruhan Garuda Indonesia telah menerbangkan sekitar 193 kloter dengan jumlah jemaah mencapai sedikitnya sekitar 68.952 orang menuju ke Tanah Suci,” kata Irfan dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta pada Kamis (30/5/2024).
Penerbangan embarkasi Banda Aceh, lanjut Irfan, tercatat sebanyak 393 calon jemaah haji dengan nomor penerbangan GA-2101 menggunakan pesawat Boeing 777-300ER. Di mana, jemaah kloter pertama tersebut berasal dari Aceh Besar sebanyak 342 jemaah, dan Kota Sabang 43 jemaah, serta didampingi 8 petugas haji.
“Pada fase keberangkatan ibadah haji tahun 2024/1445 H yang dilayani melalui Embarkasi Banda Aceh, Garuda Indonesia dijadwalkan akan menerbangkan 12 kelompok terbang (kloter) dengan jumlah jemaah calon haji yang diangkut sedikitnya sekitar 4.695 jemaah haji dengan jadwal keberangkatan terakhir pada tanggal 10 Juni 2024 pukul 11.05 WIB,” jelas dia.
Baca Juga
Wapres Ma'ruf Amin Lepas Keberangkatan Kloter Pertama Haji dari Aceh
Dalam pelepasan tersebut, Wakil Presiden Ma’ruf Amin turut hadir dan menekankan pentingnya menjaga kesehatan bagi jemaah haji selama di Tanah Suci, mengingat kondisi cuaca di Mekah yang sangat panas, mencapai 42-43 derajat Celsius.
“Garuda Indonesia sudah menyiapkan diri untuk terus memperbaiki kinerja layanannya. Dan saya kira Kementerian Agama RI juga sudah menegur agar tidak ada keterlambatan lagi. Masalah-masalah teknis memang sering terjadi, namun hal tersebut ke depan harus menjadi bahan evaluasi bagi Garuda Indonesia,” imbuh Ma’ruf Amin.
Dia juga mengingatkan kepada jemaah untuk berhati-hati dalam menjalankan ibadah dan tidak melanggar larangan haji agar terhindar dari dam (sanksi).
Sesuai dengan tema Haji Ramah Lansia, Ditjen Hubud melalui OBU Wilayah II telah melakukan kolaborasi intensif bersama PT Angkasa Pura II, PT Garuda Indonesia, Airnav Indonesia, Kementerian Agama (Kemenag), serta stakeholders penerbangan terkait, agar meningkatkan pelayanan bagi jemaah lansia untuk memastikan ketersediaan kursi roda dan juga petugas pendamping. Pelayanan ini dimulai dari jemaah tiba di bandara keberangkatan sampai dengan tiba di bandara tujuan.
Baca Juga
7.092 Calon Jemaah Haji Telah Berangkat dari Bandara Hang Nadim Batam
"Semoga penerbangan haji mulai dari keberangkatan sampai kedatangan nanti berjalan lancar. Kami akan tetap melakukan pengawasan terhadap aspek keselamatan, keamanan, serta pelayanan penerbangan hingga penyelenggaraan haji tahun 2024 ini selesai," imbuh Aryani.
Sebelumnya Penjabat (Pj) Gubernur Aceh Bustami Hamzah didampingi Kepala Kanwil Aceh Kemenag, dan unsur Forkopimda Aceh, melaksanakan pelepasan jemaah haji dari Aula Jeddah Asrama Haji Banda Aceh.
Berdasarkan informasi dari Kemenag Kanwil Aceh, jumlah jemaah laki-laki berjumlah 1.831 (38,9%) dan jemaah perempuan berjumlah 2.879 (61,1%), dengan jemaah tertua berusia 96 tahun dan jemaah termuda berusia 18 tahun.
“Diharapkan calon jemaah haji dapat memanfaatkan kesempatan mulia ini dengan beribadah, dan berdo'a di tempat-tempat mustajabah, serta dapat selalu menjaga identitas diri,” tutup Bustami Hamzah.

