Proyek Jalan Feeder IKN Nusantara Dikebut, Progres Capai 16,7%
JAKARTA, investortrust.id - Pembangunan proyek jalan feeder (distrik) kawasan IKN Nusantara dikebut dengan melibatkan PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) sebagai penyuplai readymix.
Untuk diketahui, proyek ini merupakan pembangunan jalan sebagai akses yang menghubungkan antar Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) di IKN. Pada proyek ini, WSBP mendapat nilai kontrak sebesar Rp 98,6 miliar.
Hingga saat ini progress suplai produk dari WSBP untuk proyek jalan feeder dari pemilik proyek Waskita-Nindya-Permata KSO ini telah mencapai 16,7%.
Baca Juga
Waskita Toll Road Sesuaikan Tarif Jalan Tol Pasuruan - Probolinggo, Cek Daftarnya
“Proses pengiriman produk dimulai sejak kuartal III-2023 lalu dan ditargetkan selesai pada kuartal II- 2024 mendatang,” ujar Fandy Dewanto selaku Vice President of Corporate Secretary, dalam keterangan yang dikutip, Sabtu (9/3).
Jalan feeder (distrik) sepanjang 10,3 km ini akan menggunakan produk readymix dari WSBP dengan total volume 60.000 m3 . Untuk menghasilkan produk yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan di IKN, WSBP mengerahkan salah satu batching plant di IKN yaitu Batching Plant Sepaku IKN yang memiliki kapasitas total sekitar lebih dari 1200 m3.
“Dengan dukungan batching plant serta sumber daya yang memadai, kami optimis seluruh pesanan untuk menyuplai proyek tersebut dapat diselesaikan dengan tepat waktu,” ujar Fandy.
Baca Juga
Suplai WSBP pada Jalan Tol Bayung Lencir-Tempino Capai Progress 75%
Dikatakan Fandy, pihaknya menilai IKN merupakan peluang yang sangat bagus karena menyerap kebutuhan yang menjadi core business Perusahaan.
Sebagaimana diketahui, WSBP juga menjadi anak usaha BUMN Karya pertama yang mendirikan batching plant (BP Sepaku 1 dan 2 dan BP Tempadung) guna mendukung kebutuhan produk beton untuk proyek-proyek di IKN.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya maksimal akan penyelesaian proyek IKN dan peningkatan penggunaan kandungan dalam negeri untuk proyek ini.
Nantinya, WSBP juga akan melihat peluang untuk membidik proyek lainnya di IKN, seperti proyek rusun, hotel, dan fasilitas umum lainnya.
“Saat ini kami memiliki Quarry di Palu sehingga memudahkan dalam menyuplai material untuk produksi Readymix di batching plant,” ujarnya.

