Pemerintah Target 3 Industri Ini Beralih ke Energi Hidrogen
JAKARTA, investortrust.id - Sebagai energi rendah emisi, hidrogen diharapkan menjadi sumber energi alternatif untuk mewujudkan Net Zero Emission (NZE) 2060. Apalagi, permintaan hidrogen diprediksi melesat untuk sektor industri, pembangkit listrik, transportasi, dan jaringan gas.
Koordinator Keteknikan dan Lingkungan Aneka EBT Kementerian ESDM Tony Susandy memaparkan, setidaknya ada tiga industri yang ditargetkan beralih ke hidrogen, yaitu industry semen, besi dan baja, dan chemicals (bahan kimia).
Baca Juga
Pasalnya, ketiga industri tersebut dipandang menyumbang emisi paling besar dan sulit untuk melakukan upaya dekarbonisasi. Oleh karena itu, ketiga industri tersebut ditargetkan beralih ke hidrogen yang merupakan energi rendah emisi.
“Industri yang memang sulit melakukan dekarbonisasi diarahkan menggunakan hidrogen. Itu target kita. Terutama, industri besar yang berkontribusi atas 80% dari emisi yang dihasilkan dari seluruh industri yang ada. Di antaranya, industry semen, besi dan baja, dan chemicals,” kata Tony Susandy dalam Investortrust Future Forum: Menggali Potensi Besar dan Masa Depan Mobil Hidrogen, di Jakarta, Kamis (16/5/2024).
Lebih lanjut, Tony menyampaikan, saat ini Kementerian Perindustrian tengah menyusun roadmap (peta jalan) dekarbonisasi untuk sektor indutsri yang dinilai sulit mengurangi emisi (hard to abate).
Kementerian ESDM sendiri juga usdah melakukan exercise roadmap hidrogen nasional. Berdasarkan roadmap tersebut, sektor industri ditargetkan memanfaatkan 527.501 ton hidrogen pada 2030. Sedangkan untuk tahun 2060, sektor industri ditargetkan memanfaatkan 3.912.856 ton hidrogen.
Baca Juga
PLN Klaim Harga Bahan Bakar Hidrogen Lebih Murah dari BBM, Jarak 1 Km Hanya Rp 1.255
“Kapan (roadmap) selesai? Segera. Kita harapkan begitu ya. Kita juga melibatkan banyak stakeholders, termasuk Pertamina, PLN, industri pupuk dan kementerian/lembaga terkait,” ujar Tony.
Tony mengungkapkan, pemanfaatan hidrogen di Indonesia saat ini berkisar 1,75 juta ton per tahun. Pemanfaatannya sendiri didominasi pada sektor industri seperti urea, ammonia, dan kilang minyak.

