Sambangi MICE, Bahlil Singgung Tantangan Hilirisasi Kopi Indonesia
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyambangi Melbourne International Coffee Expo (MICE) atau Pameran Kopi Internasional Melbourne, Australia, Minggu (12/05) waktu setempat.
Pada kesempatan kunjungan tersebut, Menteri Bahlil sempat menyinggung perihal tantangan hilirisasi kopi di Indonesia. Dia menyebut tantangan kopi nasional yaitu bagaimana mengoptimalkan realisasi hilirisasi komoditas kopi sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi petani.
"Bagaimana agar nilai tambahnya bisa dinikmati secara domestik oleh negara dan petani, jangan hanya kebunnya saja di sini (Indonesia),” ujar Bahlil dalam keterangan resmi yang diterbitkan BKPM, Senin (13/5/2024).
Diketahui, sejumlah kopi asal Indonesia turut dipromosikan dalam pameran MICE. Sorotan Bahlil tertuju pada gerai Kopi asal Papua yang diprakarsai sejumlah petani asal Baliem, Wamena, Papua dan Papua Black Gold Coffee.
Baca Juga
Pintu Gerbang IKN, Menteri Bahlil Dorong Universitas Lambung Mangkurat Jadi Pusat Ketahanan Pangan
"Saya bangga dengan Kopi Papua, nanti kalau sudah kembali ke Jakarta jumpa Kakak Menteri," ujar Bahlil kepada para petani kopi Papua yang menjadi peserta pameran.
Bahlil mengatakan setidaknya hingga saat ini terdapat tiga merek kopi Papua yang mendunia, yakni Kopi Wamena Lembah Baliem, Kopi Bintang, dan Kopi Amungme. Nama Kopi Wamena juga didasarkan pada nama tempat produksinya yaitu di Wamena. Kopi ini dibudidayakan di Lembah Baliem yang memiliki ketinggian 1.200-1.600 mdpl.
Selain itu, ada Kopi Pegunungan Bintang, jenis Arabika yang ditanam di Pegunungan Bintang. Kopi ini ditanam secara organik dan biji kopi dipanen secara manual.
Terakhir adalah Kopi Amungme. Nama Kopi Amungme diambil dari nama suku yang mengelolanya yaitu Suku Amungme. Kopi Amungme dibudidayakan di Lereng Gunung Jayawijaya yang memiliki ketinggian di atas 1.200-2.000 mdpl.
Baca Juga
RI Catat Potensi Transaksi Rp 253 Miliar di Pameran Dagang Mesir, Biji Kopi Terlaris
Sementara itu MICE sendiri merupakan ajang tahunan pameran kopi terbesar di wilayah Asia Pasifik yang diikuti oleh pelaku industri kopi dan komunitasnya. Tahun ini, MICE diikuti oleh lebih dari 15.000 barista atau profesional di industri kopi untuk mengadu kecakapan dalam mengolah kopi.
Adapun Kunjungan tersebut dilakukan Bahlil di sela-sela agendanya selama di Melbourne untuk menjadi pembicara kunci dalam kegiatan Indonesia Australia Business Summit (IABS) 2024.

