Puradelta Lestari (DMAS) Luncurkan Almandine Business Gallery Tahap Dua di Kota Deltamas
CIKARANG, investortrust.id – Sinarmas Land Limited melalui PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) meluncurkan Almandine Business Gallery tahap dua di Kota Deltamas. Hal ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan ruang komersial di Kabupaten Bekasi yang masih tinggi, seiring dengan meningkatnya arus urbanisasi dan bertambahnya populasi.
Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bekasi, jumlah penduduk pada tahun 2023 mencapai 3.214.791 orang, naik hampir 200.000 jiwa dibandingkan tahun sebelumnya.
Direktur Operasional DMAS, Tommy Satriotomo mengungkapkan, penjualan Almandine Business Gallery tahap pertama mendapatkan respon yang sangat positif dari masyarakat. Seluruh unit terjual dalam waktu singkat sejak pertama kali diluncurkan, pada akhir tahun 2022 lalu.
"Kami yakin dengan captive market yang besar yakni sekitar 20.000 karyawan Greenland International Industrial Center (GIIC), 11.000 karyawan pemerintah Kabupaten Bekasi, dan 10.000 penghuni yang tinggal di kawasan Kota Deltamas, membuat Almandine Business Gallery menjadi lokasi perniagaan yang menguntungkan," kata Tommy dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Senin (6/5/2024).
Baca Juga
Turun Tipis, Puradelta (DMAS) Cetak Laba Atribusi Rp 1,20 Triliun
Direktur Sales & Marketing Kota Deltamas, Stanley W. Atmodjo menambahkan, 16 unit business gallery akan ditawar mulai dari Rp 2,5 miliar (belum PPN) pada peluncuran Almandine Business Gallery tahap kedua ini.
"Dalam peluncuran Almandine tahap kedua ini kami akan menawarkan 16 unit business gallery dengan harga mulai Rp 2,5 miliar di luar PPN. Promonya sangat menarik, berupa subsidi DP (down payment) pada pembelian setiap unitnya, hingga hadiah elektronik, untuk syarat dan ketentuan berlaku," ujar Stanley.
Sebagai informasi, Almandine Business Gallery hadir dengan tiga tipe pilihan. Tipe pertama memiliki luas tanah 66,5 meter persegi (m2) dengan luas bangunan 166,5 m2. Lalu, tipe kedua memiliki luas tanah yang sama 66,5 m2 namun luas bangunan yang berbeda 233 m2. Sementara, unit terluas berada di tipe ketiga, yakni luas tanah 80,5 m2 dengan luas bangunan 275 m2.
Almandine Business Gallery, lanjut Stanley, didesain dengan konsep Alfresco Dining Food Terrace, yakni area makan yang semi terbuka sehingga lapang dan sejuk. Bahkan, seluruh unit ini dapat dijadikan untuk aneka bisnis seperti pergudangan, kantor, ritel hingga restoran.
"Semua unitnya menghadap ke Jalan Deltamas Boulevard yang memiliki lebar jalan 40 meter, dengan dua akses jalur keluar dan masuk kendaraan, dan memiliki lahan parkir yang luas," jelas dia.
Almandine Business Gallery berlokasi di kota Deltamas, sebuah kota mandiri terpadu modern yang dikembangkan di atas lahan seluas 3.200 hektare. Township ini menggabungkan area hunian, komersial sekaligus kawasan industri bertaraf internasional, yang dilengkapi berbagai fasilitas serta infrastruktur berkelas dunia.
Baca Juga
Moderat! Puradelta (DMAS) Bidik Marketing Sales Rp 1,81 Triliun di 2024
Business Gallery ini berlokasi dekat dengan Kantor Pemerintah Kabupaten Bekasi sehingga memudahkan para pelaku industri, perdagangan, dan administrasi penduduk untuk mengurus perizinan (Pelayanan Satu Atap).
Letak produk komersial ini juga dekat dengan berbagai macam sekolah nasional maupun tingkat internasional seperti Cikarang Japanese School, Kampus ITSB, SMK Ananda Mitra Industri, serta sejumlah fasilitas kesehatan seperti RS Mitra Keluarga, RS Permata Keluarga, dan RS EMC Cikarang.
"Lokasinya juga dekat dengan AEON Mall Deltamas yang merupakan AEON Mall terbesar di Asia Tenggara," tambah Stanley.
Dari sisi kemudahan akses, menurut Stanley, Kota Deltamas dapat dijangkau melalui Tol Cikampek, tepatnya di KM 37, dan juga akses Jalan tol Jakarta – Cikampek Selatan di KM 31.
"Pengguna transportasi umum dapat juga menjangkaunya melalui Stasiun Kereta Cepat Karawang, terhubung langsung dengan Transit Oriented Development (TOD) Kereta Cepat Whoosh, yang rencananya akan beroperasi pada 2025 mendatang," ucap dia.

