Investasi Pabrik iPhone Belum Ada Kepastian, Begini Kata Kemenkominfo
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) angkat bicara terkait dengan kelanjutan rencana investasi Apple Inc berupa pembangunan pabrik iPhone di Tanah Air yang belum memperlihatkan titik terang.
Seperti diketahui, Apple Inc mengungkapkan rencananya membangun pabrik ponsel pintarnya di Indonesia. Rencana tersebut disampaikan oleh Chief Executive Officer (CEO) Apple Tim Cook saat bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Rabu (17/4/2024).
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi memastikan raksasa teknologi asal Amerika Serikat (AS) itu tetap akan membangun pabrik iPhone di Indonesia. Dia akan memberikan informasi terkait kelanjutan rencana tersebut secepatnya.
“Kalau ekosistemnya itu ada di kita (perizinannya). Kalau investasi dan segala macam ada di Kementerian Investasi/BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal). Mereka masih mengkaji (regulasinya) perusahaan besar tentunya akan bonding dengan regulasi di Indonesia. Akan dipastikan secepatnya dalam tempo sesingkat-singkatnya,” katanya ketika ditemui di Kantor Kemenkominfo, Jakarta Pusat, Selasa (30/4/2024).
Pada kesempatan yang sama Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo Usman Kansong mengatakan rencana pembangunan pabrik iPhone di Indonesia masih dalam tahap penjajakan. Belum diketahui berapa nilai investasi yang akan digelontorkan dan lokasi pembangunannya.
“Kalau urusan bisnisnya, ini kan ada kementerian lain yang akan mengurusnya. Jadi, nanti masih penjajakan. Enggak kaya sulap untuk implementasinya. Dikaji nilainya berapa, kalau mau bangun di mana misalnya,” ujarnya.
Baca Juga
Kunjungi Indonesia, CEO Apple Tim Cook Ungkap Sejumlah Rencana Ini
Menurut Usman, selagi Apple bisa memenuhi persyaratan dan menaati aturan, pemerintah siap menggelar “karpet merah”. Walaupun demikian, dia menegaskan bahwa Apple diperlakukan sama seperti perusahaan lain yang berinvestasi di bidang teknologi di Indonesia.
“Kalau comply dengan regulasi saya kira nggak disebut anak emas. Tapi kan kita juga memang harus lihat mana yang teknologinya bagus, serius. Kalau yang nggak serius, untuk apa? Kalau cuma omong doang tapi nggak ada implementasinya,” tegasnya.
Sebelumnya, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan pihaknya belum ada komunikasi dengan perwakilan Apple. Oleh karena itu, dia belum bisa memastikan seperti apa rencana investasi Apple di Tanah Air.
"Jujur sampai sekarang belum ada komunikasi masuk ke pihak kami, Sampai sekarang belum ada permohonan kepada kami untuk pendaftaran NIB [Nomor Induk Berusaha] badan usahanya," katanya di Kantor Kementerian Investasi/BKPM, Jakarta Selatan, Senin (29/4/2024).
Bahlil menyebut dirinya tidak bisa memberikan informasi detail mengenai rencana investasi Apple di Indonesia. Sebab, dirinya tidak ikut serta dalam pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Tim Cook Rabu.
"Informasinya di-handle kementerian teknis terkait, Kemenkominfo. Biar valid informasinya, saya tidak bisa memberikan informasi detail," tuturnya.

