Menengok Infrastruktur Kelistrikan Anak Usaha Chandra Asri Group
CILEGON, investortrust.id - PT Krakatau Chandra Energi (KCE), sebelumnya PT Krakatau Daya Listrik, merupakan bagian dari entitas bisnis Chandra Asri Group. Portofolio KCE meliputi Penyediaan Tenaga Listrik, Jasa Kelistrikan, dan Energi Baru Terbarukan.
KCE awalnya merupakan salah satu divisi di bawah Direktorat Perencanaan PT Krakatau Steel (PT KS) Tbk, sejak 9 Oktober 1979. Pada saat itu, keandalan suplai listrik mandiri sangat dibutuhkan oleh pabrik dan infrastruktur di kawasan industri baja terpadu. Oleh karena itu, PT KS membangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berkapasitas 400 Megawatt (MW).
Pada1995, Divisi PLTU 400 MW berubah status menjadi Unit Otonomi PLTU 400 MW PT KS. Karena unit ini berpotensi berkembang menjadi perusahaan energi yang diperhitungkan, maka pemisahan manajemen dilakukan.
Pemisahan ini sejalan dengan restrukturisasi yang dilaksanakan oleh PT KS kepada seluruh unit otonomnya. Oleh karena itu, pada 1996, Unit Otonom PLTU 400 MW ditingkatkan statusnya menjadi Badan Usaha Mandiri dengan nama PT Krakatau Daya Listrik. Di tahun 2022, KCE mulai menapaki bisnis Energi Baru Terbarukan (EBT) juga menjadi pionir di Cilegon dalam menjalankan bisnis tersebut seiring dengan banyaknya permintaan pembangunan PLTS Atap di beberapa bangunan milik pelanggan.

