Singapura Beli Energi dari Australia, Ganjar Pranowo: Nanti Mereka Beli dari Sumatra
JAKARTA, investortrust.id - Calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, berjanji akan mewujudkan energi bersih. Bahkan, dia berjanji akan menjual energi dari sumber yang bersih ke Singapura di Sumatra.
“Oke saya perintah sendiri. Dari pada kita menyampaikan kan gitu,” kata Ganjar, saat dialog Menuju Indonesia Emas 2045 yang digelar Kadin Indonesia, di Djakarta Theater, Jakarta, Kamis (11/01/2024).
Baca Juga
Kelakar itu muncul saat Ganjar bertemu dengan tamu dari Uni Emirate Arab (UEA). Dari pertemuan itu, Ganjar diberitahu bahwa Singapura mengimpor energi bersih dari Australia.
“Ini mengejutkan, karena Indonesia memiliki jarak yang lebih dekat dengan Singapura daripada Australia,” tutur dia.
Ganjar mengatakan, untuk mewujudkan target Net Zero Emission (NZE) 2060, Ganjar Pranowo memiliki sejumlah strategi. Salah satunya pemanfaatan gas.
Baca Juga
ESDM Sebut Jargas Bakal Hemat Devisa Impor LPG hingga Rp 1,08 Triliun per Tahun
Menurut Ganjar, pemanfaatan gas perlu dioptimalkan sebelum menuju infrastruktur energi baru dan terbarukan (EBT).
“Beberapa teman kemarin memberikan nasihat kepada saya. Jangan langsung lompat dong kepada EBT. Kita masih punya gas yang belum optimal,” tandas dia.
Ganjar menjelaskan, transisi energi bersih perlu segera dilakukan. Sebab, jika tak dimulai, dampak energi ini akan terus menumpuk dan menjadi masalah serius di kemudian hari.
Selain gas, kata Ganjar, Indonesia memiliki potensi energi terbarukan seperti geothermal dan gas rawa. Dua sumber energi ini pernah dimanfaatkan Ganjar saat menjabat Gubernur Jawa Tengah dengan program Desa Mandiri Energi.
“Mari kurva EBT-nya segera dimulai. Mari kita ajak partner untuk mulai berjalan,” ujar dia.
Ganjar Pranowo juga berjanji akan memaksimalkan potensi gas alam di Laut Natuna jika ia terpilih kelak. Dia mengeklaim blok Alpha dan Delta di atas perairan tersebut perlu dieksploitasi.
“Satu kita dapat dapat gasnya. Kedua, geopolitiknya kita menguasai. Ketiga, itu lapisan pertahanan yang ada di sana. Dapat tiga-tiganya dan menyerap tenaga kerja,” papar dia.

