Proyek Stasiun Baru Tanah Abang Dimulai Mei 2024, Siapa Pemenang Lelangnya?
JAKARTA, investortrust.id - Proyek pembangunan Stasiun Tanah Abang dipastikan berjalan dan mulai dibangun pada Mei 2024. Hal ini disampaikan oleh Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Risal Wasal di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Rabu (17/4/2024).
Risal menjelaskan, hal ini karena pihaknya sudah mengantongi kontraktor pemenang lelang (tender) proyek pengembangan stasiun tersebut.
"Sudah ada (pemenang tender), nanti tunggu insyaallah awal Mei ini sudah mau pembangunan," ungkap Risal, Rabu (17/4/2024).
Namun ia enggan mengungkap siapa kontraktor pemenang tender tersebut, dan baru akan dipublikasikan di pekan depan.
"Belum, belum, nanti kita umumkan. Minggu depan deh, minggu depan," jelas Risal.
Baca Juga
Kolaborasi dengan Pemerintah, Bumi Serpong Damai (BSDE) Bangun Stasiun Jatake
Di sisi lain, Risal menuturkan, proyek tersebut akan membuat Stasiun Tanah Abang yang sudah lama beroperasi menjadi lebih bagus. Ada sejumlah perubahan perwajahan, mulai dari arah parkir, serta penambahan sejumlah jembatan untuk memudahkan masyarakat mengakses Stasiun Tanah Abang.
"Perubahannya itu dari arah parkir yang sekarang kalau jalan. nanti ada jembatan nyebrang kali untuk masuk yang sebelah sana. Dan ada jembatan yang ke arah kantor DKI. Ini kita membuat akses agar orang mudah ke lokasi," imbuh dia.
Perlu diketahui, groundbreaking proyek Stasiun Baru Tanah Abang sudah dimulai sejak Minggu (30/4/2023). Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menjelaskan, pengembangan dilakukan guna mengantisipasi semakin padatnya penumpang kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Tanah Abang.
Nantinya, pengembangan Stasiun Tanah Abang ini akan meningkatkan kapasitas Stasiun menjadi tiga kali lipat dari 100 ribu menjadi 300 ribu penumpang setiap hari.
"Hari ini kita membangun Tanah Abang agar bisa meningkatkan kapasitas 3 kali lipat, dari 100 ribu menjadi 300 ribu penumpang per hari," kata Budi Karya dalam keterangan tertulis, Minggu (30/4/2023).
Adapun di hadapan Komisi V DPR RI pada Rabu (30/8/2023) lalu, Budi Karya menjelaskan, Kemenhub menyiapkan anggaran Rp350 miliar untuk peningkatan Stasiun Tanah Abang Tahap I Multi Years Contract (MYC) 2023-2024. Stasiun itu direncanakan berdiri di atas lahan seluas 4 hektare.

