Menteri KKP Buka Peluang Ekspor Benur Lagi, Ini Syaratnya
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Sakti Wahyu Trenggono mengungkapkan bahwa adanya peluang untuk membuka kembali keran ekspor benih lobster atau benur. Adapun, negara yang dituju adalah Vietnam.
Kendati demikian, peluang ekspor benur tersebut menurut Sakti masih dalam tahap pembahasan dan juga ditelaah. Selain itu ada juga syarat-syarat yang harus dipenuhi serta dilakukan oleh Vietnam.
“Oh belum, mereka (Vietnam) harus investasi atau budidaya di sini, budi daya dulu di sini,” ucapnya saat ditemui usai acara Pertemuan Nasional Pembangunan Perikanan Budidaya Berbasis Ekonomi Biru di Ritz Carlton, Jakarta, Senin (18/12/2023).
“Supaya kita dapat manfaatnya juga, dan kita bisa dapat multiplier-nya juga, baru kemudian kalau itu bisa dilakukan, nanti kita kaji,” tambah Sakti.
Lebih lanjut, mantan Wakil Menteri Pertahanan ini juga mengatakan potensi nilai investasi untuk ekspor benur ke Vietnam tersebut diperkirakan akan mencapai US$ 2,5 miliar.
“Kan gini loh Vietnam itu ekspor lobsternya US$ 2,5 miliar, benurnya 100% dari Indonesia,” terangnya.
Sementara itu, Dirjen Perikanan Budidaya KKP TB Haeru Rahayu menjelaskan bahwa pihaknya masih membahas dan menyusun Peraturan Menteri (Permen) terkait rencanamembuka kembali ekspor benur.
“Ya kan kalau perubahan kebijakan, aturan, ada tahapannya. Dari Dirjen teknis ke Sekjen. Kita kan sudah konsultasi publik, baru, dikembalikan lagi ke kita, digodok lagi, baru setelah itu nanti ada namanya harmonisasi itu dengan Kementerian Hukum dan HAM,” tandasnya.

