Sambut Pemilu kok Bulog Impor Beras 500 Ribu Ton? Ini Penjelasannya!
JAKARTA, investortrust.id - Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog, Bayu Krisnamurthi mengungkapkan,pihaknya telah menekenkontrak impor500 ribu ton beras untuk menjaga stok dan stabilitas pangan pada 2024.
Beras impor itu didatangkan dari berbagai negara, di antaranya Thailand, Vietnam, Pakistan, dan Myanmar. "Kami sudah berkontrak sekitar 500 ribu ton lagi. Masuknya sesuai kebutuhan, waktunya dan di mananya," ucap Bayu dalam sebuah diskusi di Bulog Corporate University Jakarta, Kamis (21/12/2023).
Baca Juga
Kuasai 1,26 Juta Ton Beras, Bulog Pastikan Stok dan Stabilitas Pangan Aman
Mantan Wakil Menteri Pertanian ini menjelaskan, Bulog diminta pemerintah menambah pengadaan beras karena terdapat sejumlah faktor. Salah satunya penyelenggaraan pemilu pada Februari 2024.
"Faktor pertama akibat El Nino, panen akan mundur. Faktor kedua, pada Februari kita punya hajatan besar, yaitu pemilu yang didahului Imlek," ujar dia.
Baca Juga
Perayaan Imlek, menurut Bayu, menjadi perhatian Bulog karena perdagangan global kerap tidak melakukan transaksi selama sepekan sebelum maupun sesudah Tahun Baru China.
"Dan sesudah itu (pemilu) masuk itu Ramadan. Jadi, untuk panen, stabilitas pangan ini sangat kritikal," tandas Bayu.

