RI Amankan Cadangan Beras, Jokowi Minta Jangan Tepuk Tangan Karena dari Impor
JAKARTA, Investortrust.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan pemerintah terus berupaya untuk mengamankan cadangan pangan, terutama beras di tengah penurunan produksi akibat El Nino.
Pengamanan dilaksanakan melalui berbagai macar cara, seperti skema impor dengan menjajaki beberapa negara.
Baca Juga
Kepala Negara mengakui dirinya memang sedikit khawatir terkait ketersediaan cadangan beras. Menurutnya, ada sejumlah faktor yang membuat Indonesia harus mencari beras dari luar negeri di tengah penurunan produksi.
Misalnya, kebijakan sejumlah negara yang memperketat ekspor untuk mengamankan stok dalam negeri mereka. Jokowi juga mengaku dirinya ikut turun langsung mencari negara-negara yang bisa mengekspor beras dan komoditas pangan lain yang diperlukan ke Indonesia.
"Alhamdulillah Bulog sudah tanda tangan 1 juta ton dari India. Saat KTT Asean-Jepang di Tokyo, saya juga menyampaikan Indonesia butuh 2 juta ton (beras). Kemudian Perdana Meneteri Thailand siangnya telepon timnya di Thailanddan sore beliau menyampaikan Thailand siap mengirimkan 2 juta ton ke Indonesia," kata Jokowi dalam Seminar Nasional Outlook Perekonomian Indonesia 2024 yang digelar Kemenko Perekonomian di Jakarta, Jumat (22/12/2023).
Baca Juga
Presiden Jokowi Imbau Pengusaha Tak Khawatir soal Pemilu 2024
Hal itu membuat peserta seminar bertepuk tangan. Namun Jokowi meminta capaian tersebut jangan diberi tepuk tangan, karena didapat dari impor."Yang ini jangan ditepuki karena impor. Kalau produksi sendiri baru tepuk tyangan," kata Jokowi.
Presiden menegaskan impor beras ini memang harus dilakukan Indonesia untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Menurutnya, masyarakat harus merasa aman dengan cadangan pangan yang dimiliki Indonesia.
"Tapi untuk mengamankan cadangan strategis ketahanan pangan memang itu harus kita lakukan. Artinya kita sudah mendapatkan tanda tangan dari India dan kemudian Thailand. Rasa aman harus kita dapatkan dari urusan pangan," tutur Jokowi. CR-14

