ASDP Bakal Digitalkan Layanan Tiket di 10 Pelabuhan Penyeberangan
JAKARTA, Investortrust.id - Hingga akhir 2023, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) sukses menerapkan digitalisasi layanan tiket online di 20 pelabuhan, yakni pelabuhan Merak, Bakauheni, Ketapang, Gilimanuk, Ajibata, Ambarita, Lembar, Padangbai, Jangkar, Sape, Labuan Bajo, Jepara, Karimunjawa, Ujung, Kamal, Pototano, Kayangan, Tanjung Kalian, Gorontalo, dan Pagimana.
Selanjutnya di tahun 2024, ASDP menargetkan untuk memperluasimplementasi layanan digitalisasi tiket online ke 10 pelabuhan penyeberangan lainnya.
"Rencananya 4 pelabuhan penyeberangan di Cabang Ambon menjadi yang pertama untuk diterapkan digitalisasi tiket online di tahun 2024 ini. Kemudian untuk pelabuhan lainnya akan diimplementasikan secara bertahap dengan target total 10 pelabuhan penyeberangan," ujar Shelvy Arifin selaku Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dalam pernyataan yang diterima Sabtu (17/2/2024).
Cabang lainnya yang direncanakan akan segera mendapatkan tambahan fasilitas sistem pembayaran online adalah cabang Batulicin, Bajoe, Ternate, dan Bitung.
Baca Juga
Ia juga menambahkan, implementasi ini mempermudah pengguna jasa untuk mendapatkan atau membeli tiket ferry dimana saja dan kapan saja. Potensi terjadinya kepadatan di area pelabuhan penyeberangan pun dapat diminimalisir.
“Sejak Mei 2020, ASDP mulai menerapkan layanan penuh tiket online di Pelabuhan Merak, Bakauheni, Ketapang, dan Gilimanuk. Tercatat total user platform Ferizy hingga 31 Desember 2023 mencapai 1.976.486 user," kata Shelvy.
Penerapan layanan tiket online juga berperan dalam mengurangi waktu tunggu keberangkatan. Waktu tunggu yang lebih singkat pun berkontribusi mengurangi jumlah sampah, terutama sampah plastik di area pelabuhan.
Dengan demikian, kehadiran ferizy juga merupakan bentuk tanggung jawab ASDP dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan menekan emisi karbon yang diterapkan mulai di pelabuhan, kapal penyeberangan, hingga lingkungan sekitarnya.

