Ilham Habibie Bilang Indonesia Bisa Jadi Kampiun Ekonomi Digital, Ini Alasannya
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Tim Pelaksana Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (Wantiknas), Ilham Habibie menilai Indonesia berpotensi sukses menjalani transformasi digital, bahkan berpeluang besar menjadi kampiun ekonomi digital. Pasalnya, Indonesia memiliki penduduk yang sangat banyak, mencapai 280 juta jiwa.
“Jika Anda dapat mengumpulkan data dengan tepat dari semua lesi, dari hal-hal yang sangat sederhana hingga hal-hal yang sangat rumit, hal itu akan menjadi landasan untuk mengembangkan bisnis baru, perusahaan, dan industri baru,” kata Ilham Habibie pada acara “The 10th Annual Indonesia Economic Forum 2023” di The Habibie-Ainun Library Jakarta, Kamis (30/11/2023).
Baca Juga
Ilham Habibie Ungkap Tantangan Terbesar Indonesia Hadapi Transformasi Digital
Meski begitu, Ilham Habibie menyadari bukan hal yang mudah untuk mewujudkannya. Sebab, dibutuhkan sebuah ekosistem yang sangat mendukung, baik dari pihak pemerintah maupun kesiapan masyarakat.
Ilham Habibie tidak memungkiri bahwa tantangan nyata yang dihadapi Indonesia ke depan adalah pengembangan literasi digital dan pengembangan keterampilan untuk mengambil keuntungan dari teknologi ini.
“Namun untuk itu diperlukan kebijakan data yang kuat. Pemerintah juga harus lebih terbuka mengenai data yang tidak bertentangan. Tentu saja selalu ada keseimbangan yang harus dipenuhi antara privasi data dan penggunaan data secara universal,” papar dia.
Transformasi digital, menurut Ilham Habibie, tak bisa dilepaskan dari kecerdasan buatan (AI). Meski sering dianggap sebagai musuh oleh sebagian pihak, teknologi tersebut mampu menjadikan manusia lebih produktif.
Baca Juga
Ilham Habibie: Tanpa Industri yang Kuat, Tak Ada Indonesia Emas 2045
Ia pun berharap perkembangan AI dipandang sebagai sesuatu yang positif. Di sisi lain, masyarakat harus menyesusaikan diri agar tidak tergerus oleh transformasi.
“Visi AI untuk teknologi apa pun, termasuk teknologi digital, adalah membantu kita menjadi lebih produktif, lebih efisien, lebih efektif dalam melakukan pekerjaan. Jadi, pada dasarnya anggap saja sebagai sebuah sistem, sebagai kopilot,” ujar Ilham Habibie. (CR-8)

