Penjualan Motor Listrik Subsidi Masih Mandek, Baru Laku Segini!
JAKARTA, Investortrust.id - Jumlah penyaluran motor listrik bersubsidi senilai Rp 7 juta tidak menunjukan peningkatan yang signifikan. Hal tersebut diketahui dalam laman Sistem Informasi Bantuan Pembelian Kendaraan Bermotor Listrik Roda Dua (SISAPIRa).
Berdasarkan data laman SISAPIRa yang dikutip pada Selasa (9/1/2024), penyaluran motor listrik bersubsidi adalah sebanyak 11.532 unit selama 2023. Sedangkan sisa kuotanya hingga saat ini masih sangat tinggi, yak ni 589.926 unit.
Jumlah motor listrik bersubsidi yang telah tersalurkan tersebut berarti pembeli atau masyarakat dianggap memenuhi syarat dan telah dilakukan penggantian potongan harga KBL Berbasis Baterai Roda Dua dari Pemerintah ke Perusahaan Industri.
Sementara untuk 2024, sebanyak 9.121 masih dalam tahap pendaftaran dari penyaluran motor listrik bersubsidi dari pemerintah itu. Kemudian, terdapat 953 telah terverifikasi, dan yang tersalurkan pada tahun ini masih nihil alias 0.
Diketahui, proses pendaftaran artinya masyarakat yang telah memenuhi persyaratan sebagai penerima bantuan dan telah mendapatkan potongan harga pembelian KBL Berbasis Baterai Roda Dua (status sedang menunggu penerbitan STNK dan TNKB).
Adapun untuk tahapan verifikasi adalah proses kesesuaian data transaksi penjualan (Biodata Konsumen, STNK dan TNKB). Kemudian akan diajukan penggantian potongan harga ke Pemerintah untuk Perusahaan Industri.
Penyaluran motor listrik bersubsidi ini merupakan salah satu program pemerintah dalam rangka mempercepat ekosistem kendaraan berbasis baterai yang diluncurkan sejak September 2023 lalu.

