Apindo Sampaikan 3 Kendala Ekonomi Digital ke Tim Capres
JAKARTA, Investortrust.id - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani memaparkan tiga kendala terkait perekonomian digital yang harus diselesaikan pemerintahan terpilih selanjutnya. Tiga kendala tersebut dapat membuka tumbuhnya ekonomi digital Tanah Air.
"Regulator sangat memengaruhi arah pertumbuhan ekonomi digital ini. Termasuk dalam menavigasi tantangan-tantangan industri ini," kata Shinta saat membuka Indonesia Digital Summit, di Jakarta Pusat, Selasa (28/11/2023).
Baca Juga
Shinta menyebut kendala pertama dalam pengembangan industri digital ini yaitu iklim investasi. Menurut dia, investasi akan mendorong bisnis digital yang inovatif.
"Agar bisnis tumbuh secara berkelanjutan, bisnis harus beradaptasi dengan kebutuhan pasar," ujar Shinta.
Shinta mengatakan agar tetap tumbuh, bisnis digital harus dibuka ruang geraknya. Untuk melindungi promosi, penentuan harga, dan variasi produk dan layanan, perlu dilindungi regulasi yang wajar.
"Kedua, kerangka regulasi yang sportif. Ini menjadi sangat penting mengingat faktor kepastian hukum," ujar dia.
Baca Juga
Pemerintah Kejar Pertumbuhan Nilai Ekonomi Digital Rp3.216 Triliun di 2027
Menurut Shinta, regulasi dan kerangka hukum yang jelas akan meningkatkan kepercayaan investor pada infrastruktur teknologi di Tanah Air. "Karena bagaimanapun infrastruktur untuk digitalisasi adalah sangat kunci," ucap dia.
Kendala ketiga, kata Shinta, yaitu tenaga ahliuntuk dunia digital. Menurut dia, untuk mendapatkan tenaga ahli di dunia digital, pemerintah dan penguasa perlu berkolaborasi mengadakan upskilling dan reskilling.
Dengan begitu talent digital Indonesia dapat bersaing bukan hanya di tingkat Asia tetapi juga di tingkat global.
"Ketiga elemen penting ini kunci dalam merekomendasikan kebijakan ekonomi digital di Indonesia yang akan diserahkan Apindo kepada para tim capres hari ini," jelas dia. (CR-7)

