Resmi Gandeng Tokopedia, TikTok Shop Siap Galang Transaksi di Halbolnas 12.12
JAKARTA, investortrust.id - TikTok Shop siap beroperasi kembali setelah resmi menggandeng PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Kemitraan strategis ini ditandai dengan komitmen investasi jangka panjang TikTok sebesar US$ 1,5 miliar atau Rp 23,38 triliun (kurs Rp 15.585 per dolar AS) di PT Tokopedia.
Transaksi tersebut diharapkan akan selesai pada kuartal pertama 2024. Melalui kemitraan ini TikTok Shop pun siap menggalang transaksi pada momen Halbolnas 12.12
Disebutkan, kemitraan strategis TokTok Shop dan Tokopedia diawali dengan periode uji coba yang dilaksanakan dengan konsultasi dan pengawasan dari kementerian, serta lembaga terkait.
Baca Juga
Investasi US$ 1,5 Miliar, GOTO dan TikTok Jalin Kemitraan Strategis
Program yang akan diluncurkan di masa uji coba tersebut adalah kampanye Beli Lokal dimulai pada 12 Desember 2023 bertepatan dengan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) sebagaimana inisiatif pemerintah Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital melalui pemberdayaan UMKM lokal.
Selain itu, di aplikasi Tokopedia dan TikTok hadir pula kampanye Beli Lokal yang akan mempromosikan berbagai jenis merchant, dengan fokus utama pada produk asal Indonesia.
Program Beli Lokal di aplikasi TikTok, akan memungkinkan para pengguna TikTok berbelanja dan berinteraksi dengan produk lokal favorit mereka.
Ke depannya, TikTok, Tokopedia, dan Grup GoTo berkomitmen memberikan manfaat lebih luas bagi para pelaku UMKM di Indonesia dengan memanfaatkan platform e-commerce, dan mendorong penciptaan jutaan lapangan kerja baru dalam lima tahun mendatang.
Baca Juga
Mendag Zulhas Beri Lampu Hijau TikTok Kerja Bareng Tokopedia
Dengan penggabungan kedua bisnis tersebut, lebih dari 90% merchant merupakan pelaku UMKM akan mendapatkan dukungan melalui berbagai program dari TikTok, Tokopedia dan Grup GoTo, yakni promosi produk-produk Indonesia, Huluisasi UMKM.
Kemudian, dukungan pemasaran, branding dan praktik bisnis berkelanjutan bagi pedagang, mendukung pelaku usaha lokal untuk mempromosikan produknya di pasar internasional, serta membuka pusat pengembangan talenta digital di berbagai tempat di Indonesia. (CR-9)

