Kemenhub: Jumlah Pesawat Jadi Kendala Target 14,3 Juta Wisman Sulit Tercapai
JAKARTA, Investortrust.id - Sekretaris Jendral Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Novie Riyanto menyebutkan ketersediaan pesawat menjadi salah satu kendala untuk meningkatkan jumlah wisatawan.
Terlebih lagi tingkat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada tahun ini ditargetkan pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sebanyak 14,3 juta orang datang ke Tanah Air.
“Pesawat udara kita masih belum bertambah, kami masih terus mendorong mudah-mudahan investor domestik maupun internasional akan tertarik untuk investasi,” ucapnya saat ditemui di ICE BSD, Banten, Jumat (1/3/2024).
“Kalau pariwisatanya naik, minat perjalanan masyarakat naik, otomatis mereka (investor) juga akan berminat untuk investasi di bidang sarana dan prasarana,” tambah Novie.
Baca Juga
Bukan Avtur, Sandiaga Uno Ungkap Biang Kerok Mahalnya Tiket Pesawat
Oleh sebab itu, Novie mengungkapkan bahwa hingga saat ini Kemenhub selalu berupaya untuk meningkatkan sarana dan prasarana dari berbagai macam transportasi yang bisa mendatangkan wisatawan.
“Kita akan coba untuk meningkatkan slot. Kami akan bekerja keras bersama-sama dengan operator bandara dan airlines, baik internasional maupun domestik,” ungkapnya.
Sebelumnya, Menparekraf Sandiaga Uno juga menyebutkan bahwa jumlah pesawat sebagai salah satu penyebab tiket pesawat mahal. Menurutnya, Indonesia harus menambah armada pesawat hingga sebanyak 700 unit.
"Sehingga ada peningkatan jumlah penerbangan, dan ketersediaan kursi. Itu faktor utama kenapa harga tiket mahal tahun lalu, dan berlanjut ke awal tahun ini," terang Sandiaga beberapa waktu lalu.

