Dekan Pertanian Unsri: Luas Lahan Padi Indonesia Baru 25% dari Kebutuhan
JAKARTA, investortrust.id - Dekan Pertanian Universitas Sriwijaya Ahmad Muslim mengatakan, luas lahan padi di Indonesia baru sekitar 25% dari kebutuhan. Hal ini menjadi salah satu faktor yang mendorong harga beras sering bergejolak.
"Faktor utama rendahnya produksi beras di Indonesia adalah luas lahan padi yang masih rendah, yaitu sekitar 10,2 juta hektare. Idealnya, untuk mencapai swasembada, dibutuhkan luas lahan padi 40 juta hektare dengan, asumsi 500 m2 per kapita," ujarnya di Jakarta, Senin (04/03/2024).
Baca Juga
Ahmad juga melihat perubahan iklim menjadi salah satu faktor utama yang membuat Indonesia rentan terhadap penyakit tanaman padi. Oleh karena itu, diversifikasi beras dengan varietas yang lebih sehat juga perlu dipertimbangkan.
Di sisi lain, lanjut dia, menjelang Ramadan seperti saat ini, permintaan beras memang biasanya meningkat. Hal itu dikarenakan faktor psikologis masyarakat yang ingin memastikan bahwa kebutuhan di Bulan Puasa aman, sehingga cenderung lebih banyak dalam membeli bahan pokok.
"Saat ini, upaya jangka pendek untuk mengatasi kekurangan beras adalah dengan impor. Namun, untuk jangka panjang, diperlukan strategi sistematis yang memanfaatkan potensi besar yang dimiliki Indonesia," ucapnya.
Baca Juga
Jelang Ramadan, Jokowi Tagaskan Stok Beras Nasional Tak Ada Masalah

