Indonesia Tidak Keluar Uang untuk Terapkan Sistem Bayar Tol Tanpa Setop, Kok Bisa?
JAKARTA, investortrust.id - Indonesia saat ini sedang dalam proses menerapkan sistem Multi Lane Free Flow (MLFF) atau bayar tol tanpa setop. Teknologi MLFF yang diadopsi dari Hungaria juga merupakan investasi pemerintah negara tersebut.
Vice President Intelligent Transportation System (ITS) Indonesia, Resdiansyah menyebut, pemerintah bahkan tidak mengeluarkan uang sama sekali untuk mengaplikasikan sistem ini. Lewat kerja sama ini, sistem MLFF menggunakan teknologi Global Navigation Satelit System (GNSS).
"Kita gak beli loh. Pemerintah tidak keluar uang Rp 1 pun. Kemudian mereka diberikan konsensi sembilan tahun. Konsesinya pun tidak boleh menaikkan tarif tol, mereka ambilnya dari service fee," ujar Resdiansyah di Sequis Center, Jakarta, Selasa (5/12/2023).
Resdiansyah menerangkan, selama ini operator itu harus membiayai perawatan gerbang tol, mesinnya, dan lain sebagainya. Namun, kini uang tersebut akan dijadikan service fee untuk membayar balik investasi dari pihak Hungaria.
Baca Juga
Jika Sistem Bayar Tol Tanpa Stop Diterapkan, Berapa Biaya yang Harus Dikeluarkan Pemerintah?
Lebih lanjut Resdiansyah menyampaikan, setelah sembilan tahun penggunaan, teknologi tersebut akan menjadi milik Indonesia sehingga bisa dikembangkan lagi. Ia bahkan menyebut GNSS sebagai teknologi masa depan.
"Tempat parkir pun 10 tahun ke depan akan pakai GNSS. Keluar rumah ke tol ke parkir itu semua akan gunakan GNSS," kata Resdiansyah.
Resdiansyah berharap penerapan MLFF dengan menggunakan GNSS ini bisa mengatasi kemacetan yang kerap terjadi di gerbang tol, utamanya saat musim mudik.
"Kalau ini bisa dijalankan secara masif, ke depannya kita bayar tol, kita dapatkan servis yang free flow, tidak ada macet. Tol itu kan bebas hambatan. Lah kenapa kita harus macet-macetan di depan pintu tol?" pungkasnya. (CR-8)
Baca Juga

