Lampaui Target, TKDN Hulu Migas Capai 61,18% di 2023
JAKARTA, Investortrust.id - Wakil Kepala SKK Migas, Nanang Abdul Manaf menjelaskan bahwa dalam periode Januari - Oktober 2023, capaian Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) Hulu Migas tercatat sebesar 61,18%. Angka ini melampaui target TKDN di tahun 2023 yang sebesar 57%.
“Ini perlu disyukuri, hingga Oktober kemarin, capaian TKDN Hulu Migas melampaui target yang ditetapkan pemerintah, yakni sebesar 57%. Saya optimistis angka ini terus meningkat hingga akhir tahun 2023,” kata Wakil Kepala SKK Migas Nanang Abdul Manaf dalam acara Press Conference Forum Kapasitas Nasional 2023 di Kantor SKK Migas, Jakarta, Rabu (15/11/2023).
Ia berharap sampai akhir tahun masih bisa meningkat dan melebihi tahun lalu. Sebagai informasi, TKDN Hulu Migas pada tahun 2022 adalah sebesar 64,75% yang merupakan capaian terbesar dari Hulu Migas.
Baca Juga
Genjot Transformasi Digital, SKK Migas Luncurkan 4 Fitur Baru IOC
Dalam peningkatan Kapasitas Nasional sesuai IOG 4.0, target pencapaian yang ingin dicapai adalah produksi minyak 1 juta barrel serta gas bumi sebesar 12 miliar standar kaki kubik per hari, meningkatkan multiplier effect industri hulu migas terhadap sektor lain, serta tetap terjaganya lingkungan atau adanya keberlanjutan lingkungan.
Ia menjelaskan ambisi SKK Migas adalah terus meningkatkan produksi hulu migas dalam negeri, sementara dari investor asing yang terlibat tentunya diharapkan bisa melakukan alih teknologi, pertukaran pengetahuan dan juga pengalaman, dan tercipta multiplier effectberupa kontribusi Industri Migas yang memberikan dampak postif kepada industri lain.
Baca Juga
SKK Migas Pastikan Temuan Cadangan Gas Raksasa di Kalimantan Timur
Menurut data dari SI-PRS dan Laporan Pengadaan Tahun 2020 – Jun 2023, nilai kontrak tahun 2020 hingga Juni 2023 adalah sebesar Rp 273, 6 T.
“Yang sudah pasti tentunya komoditas utama dan penunjang migas misalnya pipa, casing itu mencapai 83,6% dan TKDNnya 55%. Jadi betapa besarnya impact dari kegiatan hulu migas,” tutur Nanang.
Selain itu, juga terdapat beberapa industri lain yang mendapatkan kontribusi dari hulu migas seperti perhotelan/accomodation/
“Kontribusi bagi Usaha Menengah/Usaha Kecil dari keseluruhan industri sebesar 9.19% dengan TKDN 100%,” papar Nanang. (CR-4)

