61 PSN Masih Konstruksi
JAKARTA, investortrust.id - Sebanyak 61 proyek strategis nasional (PSN) hingga kini masih dalam konstruksi. Sedangkan dalam kurun waktu delapan tahun, sejak 2016 hingga Oktober 2023, pemerintah telah merampungkan sebanyak 170 PSN.
Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan tertulis yang dirilis di Jakarta, 6 Oktober 2023. Proyek-proyek yang masih konstruksi tersebut tersebar di sejumlah sektor. Ini di antaranya, pembangunan infrastruktur konektivitas seperti pelabuhan, tol, kereta api, hingga bandar udara; peningkatan ketahanan energi; pengembangan kawasan dan hilirisasi industri; penyediaan infrastruktur dasar seperti sistem penyediaan air minum (SPAM), bendungan, irigasi, dan jaringan telekomunikasi; serta sektor lainnya seperti teknologi, perkebunan, pendidikan, dan pariwisata.
Baca Juga
"Proyek-proyek yang masih konstruksi tersebut tersebar di sejumlah sektor. Ini antara lain terdapat 16 proyek PSN yang akan selesai dan segera diresmikan. Ini seperti Jalan Tol Kisaran-Tebing Tinggi, Pelabuhan Likupang, Makassar New Port, sejumlah bendungan, serta Tangguh LNG Train 3,” kata Airlangga.
Sementara untuk tahun 2024, Airlangga mengatakan, pemerintah menargetkan untuk dapat menyelesaikan sebanyak 25 PSN hingga 20 Oktober 2024. Nilai investasinya sebesar Rp 151,48 triliun.
“Itu baik itu proyek jalan tol, kawasan industri, kemudian bandara, kemudian Benoa Maritime Tourism Hub. Ada juga jalan tol, kemudian kawasan industri, dan juga kampus Universitas Islam Indonesia,” ujarnya.
Baca Juga
Realisasi Anggaran Pembangunan IKN 2023 Capai Rp 6,4 Triliun, Ini Rinciannya
Kemudian proyek yang ditargetkan selesai pada periode 20 Oktober hingga Desember 2024 sebanyak 12 proyek. Nilainya sekitar Rp 23,45 triliun.
Di samping itu, lanjut Airlangga, terdapat 42 proyek yang penyelesaiannya diproyeksikan melewati tahun 2024. "Ada proyek yang sifatnya konstruksinya sudah berjalan, sudah beroperasi sebagian, dan penyelesaiannya lewat dari tahun 2024. Nah, ini jumlah proyeknya ada 42, dengan nilai proyeknya Rp 1.427,36 triliun. Karena sifat proyeknya sudah berjalan dan finansialnya sudah closing, tentunya proyek berlanjut sampai dengan selesai,” tandas Airlangga.

