Wapres Yakinkan Investor Fujian Soal Potensi Industri Halal RI
JAKARTA, Investortrust.id – Rangkaian agenda kunjungan kerja ke tiga kota di China selama 6 hari oleh Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin beserta Ibu Hj Wury Ma’ruf Amin telah rampung. Rombongan pun telah tiba di Tanah Air pada Selasa malam (19/9/2023). Dalam kesempatan tersebut Wapres berusaha meyakinkan para investor di Fujian soal potensi industri halal di Tanah Air.
Sebelum tiba di Tanah Air, Wapres masih menyempatkan diri memberikan keterangan soal rangkuman kunjungannya di Tiongkok. Wapres menegaskan bahwa potensi pertumbuhan industri halal di Indonesia telah menarik minat sejumlah pengusaha di Fujian, untuk ikut mencoba mencicipi pertumbuhan tersebut dengan menanamkan modalnya.
Baca Juga
Wapres: RCEP Bisa Berkontribusi Sebesar US$187 Miliar bagi Kawasan ASEAN
“Pelaku industri halal di sini juga mereka berminat. Setelah tahu potensi halal kita besar, mereka juga akan mengarahkan perdagangannya ke industri halal,” jawab Wapres di Lobi Hotel JW Marriott Marquis Shanghai Pudong, Shanghai, Tiongkok, Selasa (19/9/2023).
Bagi para calon investor yang berkomitmen untuk berinvestasi di Indonesia, mereka akan diberikan fasilitas dan dukungan dari Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). “Dan BKPM sendiri sudah siap untuk memberikan fasilitas bagi calon investor yang memang memiliki komitmen kuat untuk berinvestasi di Indonesia,” jelas Wapres dilansir laman Wapres RI, Rabu (20/9/2023).
Lebih jauh, Wapres mengungkapkan saat ini para investor dapat lebih mudah dalam melakukan penanaman modal di Tanah Air, sebab adanya Undang-Undang Cipta Kerja dapat membuat prosedur investasi lebih sederhana dan harmonis.
Baca Juga
Wapres Ma’ruf Amin Ajak Pengusaha di Guangxi Kerja Sama di Industri Mamin
“Dari regulasi juga sudah dilakukan penyederhanaan dan harmonisasi melalui Undang-Undang Cipta Kerja,” terang Wapres. “Termasuk kebijakan insentifnya, baik fiskal maupun nonfiskal, dan juga sudah menyiapkan platform ekologi yang memudahkan jalan investor,” imbuhnya.
Di sisi lain Wapres menyebutkan telah dibentuknya Kawasan Industri Halal (KIH) di beberapa wilayah Tanah Air yang menjadi bagian Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sebagai upaya memajukan industri halal.
“Khusus untuk industri halal, Indonesia sudah menyiapkan tiga kawasan Industri halal yang saat ini itu di Sidoarjo, Bintan, dan Serang Banten,” ujar Wapres.
“Saat ini pemerintah juga sudah berupaya memberikan insentif yang baik dengan memroses pembentukan KEK. Jadi KIH itu kita jadikan sebagai bagian dari KEK. Jadi ada kemudahan-kemudahan,” pungkasnya.

