Hadiri Bali Tech Week 2026, Bahlil Sebut Teknologi Digital untuk Perkuat Hilirisasi Energi
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia menegaskan pentingnya teknologi untuk memperkuat hilirisasi energi dan daya saing industri nasional. Menurutnya, digitalisasi dapat mendukung proses industrialisasi agar lebih efisien dan kompetitif.
“Hilirisasi energi bisa kita lakukan secara maksimal kalau disertai teknologi yang baik dan industrialisasi yang andal, kompetitif, dan efisien,” ujar Bahlil dalam keterangannya, Senin (19/10/2026).
Baca Juga
Bahlil Siapkan CNG untuk Gantikan LPG, Bidik Penghematan Biaya hingga 40%
Bahlil mengatakan teknologi digital dapat dihubungkan langsung dengan kebutuhan industri berskala besar. Pemanfaatannya dinilai dapat mendukung proses industri sekaligus membuka peluang peningkatan efisiensi. “Teknologi itu bagian dari industri digital yang bisa kita hubungkan langsung dengan industri-industri besar,” katanya.
Bahlil mengingatkan bahwa digitalisasi perlu digunakan secara tepat agar memberikan dampak positif bagi kegiatan ekonomi. Pemanfaatan teknologi tidak hanya berkaitan dengan adopsi sistem digital, tetapi juga bagaimana teknologi mendukung produktivitas industri.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam Bali Tech Week 2026, forum teknologi yang digelar pada 19-23 Oktober 2026 di Bali Beach Convention Center, Sanur. Kegiatan ini menghimpun 13 agenda yang mencakup konektivitas, infrastruktur digital, kecerdasan artifisial, keamanan siber, ekonomi digital, startup, dan investasi.
Baca Juga
Bahlil Gelar Rapat dengan Dasco hingga Kapolri, Ternyata Bahas Ini
Dalam pembukaan forum yang sama, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Viada Hafid mendorong transformasi digital melalui tiga pilar, yaitu terhubung, tumbuh, dan terjaga. Arah tersebut menekankan pemerataan konektivitas, pengembangan ekosistem digital, serta pelindungan masyarakat dan kepastian regulasi.
Bali Tech Week 2026 juga menjadi wadah bagi pemerintah, pelaku industri, startup, perguruan tinggi, dan investor untuk membangun kolaborasi. Penguatan hubungan antara teknologi dan industri diharapkan dapat membuka peluang investasi serta mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.
