Stok BBM Aman, Pertamina Hadapi Tantangan Distribusi dan Pasokan Global
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - PT Pertamina menghadapi tantangan distribusi bahan bakar minyak (BBM) antardaerah dan persaingan pasokan minyak mentah di pasar global. Perusahaan mengatur kebutuhan setiap wilayah sekaligus mencari sumber pasokan alternatif untuk menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat.
Vice President Corporate Communication Pertamina (Persero) Muhammad Baron mengatakan penambahan armada dari daerah lain menjadi salah satu langkah sementara untuk membantu wilayah yang membutuhkan. Namun, langkah tersebut harus mempertimbangkan kebutuhan di daerah asal agar tidak mengganggu distribusi di wilayah lain.
Baca Juga
Antrean BBM di Bali Mulai Landai, Pertamina Terapkan Sistem Ganjil Genap
“Dengan stok yang kita miliki, secara nasional seperti disampaikan oleh pemerintah, memang stok masih aman,” ujar Baron dalam editor gathering bersama Pertamina di Jakarta, Senin (19/10/2026)..
Menurut Baron, pengelolaan distribusi BBM membutuhkan perhitungan yang cermat karena setiap wilayah memiliki kebutuhan dan kondisi logistik berbeda. Pertamina harus menyesuaikan ketersediaan stok, permintaan masyarakat, serta kemampuan pengiriman sebelum mengalihkan armada atau menambah pasokan ke suatu daerah.
Penambahan armada dari wilayah lain tidak dapat dilakukan secara terus-menerus tanpa memperhitungkan dampaknya terhadap daerah asal. Untuk itu, Pertamina menerapkan penyesuaian sesuai kondisi di lapangan. Setelah situasi kembali normal, armada yang sebelumnya dialihkan dapat digunakan untuk membantu wilayah lain yang membutuhkan.
Baron menjelaskan, tantangan lainnya datang dari pasar minyak internasional. Gangguan pasokan dari kawasan tertentu dapat mendorong negara-negara pengimpor mencari sumber minyak alternatif secara bersamaan. Persaingan untuk mendapatkan minyak mentah dari kawasan lain, termasuk Afrika, pun meningkat ketika banyak negara memburu pasokan yang sama.
Baca Juga
Dirut Pertamina Minta Maaf Atas Antrean BBM di Bali, Ungkap Kendala Kapal Tanker
Pertamina terus mencari alternatif sumber minyak untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri. Namun, upaya tersebut tidak selalu mudah karena negara pemasok juga harus memenuhi kebutuhan domestiknya. Pada saat yang sama, meningkatnya permintaan dari negara pengimpor menambah persaingan dalam memperoleh pasokan.
Di tengah kondisi tersebut, Pertamina mengimbau masyarakat menggunakan energi secara bijak dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Pembelian secara berlebihan untuk disimpan berpotensi menambah tekanan terhadap distribusi, terutama ketika perusahaan menghadapi kendala logistik dan harus mengatur pasokan antardaerah. “Bijak menggunakan energi, bukan hemat, bijak menggunakan energi. Bijak itu yang memang kalau kita perlu, dan sesuai dengan kebutuhan,” kata Baron.
