PLN dan Kemendes PDT Perkuat Ekonomi melalui Koperasi Desa
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id – PT PLN (Persero) memperluas kemitraan dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) untuk mengembangkan layanan pembayaran tagihan dan pembelian token listrik. Hingga 16 Oktober 2026, sebanyak 107 koperasi telah terintegrasi dengan layanan tersebut, dengan total transaksi melampaui 5.000 kali.
Kolaborasi yang didukung Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) itu ditujukan untuk memperkuat kegiatan usaha koperasi sekaligus mempermudah akses masyarakat desa terhadap layanan kelistrikan.
Baca Juga
Suroso Isnandar: Orang Internal PLN yang Jadi Dirut, Begini Rekam Jejak Kariernya
Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Riza Patria bersama PLN meninjau kesiapan operasional dan aktivitas KDKMP di Klaten, Jawa Tengah. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan koperasi yang telah dibangun dan dilengkapi fasilitas dapat beroperasi serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Riza mengatakan, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, para menteri, wakil menteri, dan pimpinan lembaga ditugaskan meninjau KDKMP yang telah beroperasi di berbagai daerah. Pemerintah ingin memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai tujuan dan manfaat subsidi negara dapat dirasakan masyarakat.
"Atas perintah Bapak Presiden kami melakukan kunjungan lapangan untuk memastikan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang sudah dibangun dan sudah diisi, bisa berjalan dan beroperasi. Bapak Presiden menghadirkan Program KDKMP ini agar bisa meningkatkan lapangan pekerjaan, produktivitas, pertumbuhan ekonomi, dan pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan kelurahan. Melalui KDKMP, program pemerintah akan hadir di tengah-tengah masyarakat," ujar Riza pada Jumat (16/10/2026).
Baca Juga
Prabowo Instruksikan Transformasi Menyeluruh PLN, Fokus Efisiensi dan Percepat Energi Surya 100 GW
Dalam peninjauan tersebut, Riza juga melihat langsung layanan pembayaran tagihan dan pembelian token listrik yang tersedia melalui koperasi. Menurut dia, kemitraan tersebut dapat mendekatkan layanan kepada warga sehingga masyarakat memiliki alternatif tempat untuk melakukan transaksi kebutuhan listrik.
"Tadi dari PLN tugasnya memastikan bisa melakukan pembayaran listrik di KDKMP. Bisa beli token di KDKMP. Harga terjangkau, lebih murah dan lebih dekat. PLN ini hadir mendekat dengan warga," ucap Riza.
Peluang Pendapatan Baru bagi Koperasi
Direktur Distribusi PT PLN (Persero) Arsyadany G. Akmalaputri mengatakan, perusahaan mendukung pengembangan KDKMP melalui penyediaan pasokan listrik yang andal dan perluasan layanan pembayaran. Menurut dia, ketersediaan listrik menjadi salah satu fondasi bagi koperasi untuk menjalankan kegiatan usaha dan memberikan layanan kepada masyarakat.
“Sejalan dengan arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ekonomi kerakyatan melalui program KDKMP, PLN all out mendukung agar program ini berjalan dengan baik, salah satunya melalui penyediaan pasokan listrik yang andal. Listrik bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi penggerak aktivitas ekonomi,” ujar Arsyadany.
Selain mendukung kebutuhan listrik, PLN mendorong koperasi menjadi mitra payment point online bank (PPOB), yakni penyedia layanan transaksi pembayaran secara elektronik. Melalui skema tersebut, koperasi dapat melayani pembayaran tagihan dan pembelian token listrik bagi masyarakat di sekitarnya.
Layanan ini membuka peluang pendapatan dari transaksi yang dilakukan pelanggan. Sementara itu, warga dapat mengakses layanan kelistrikan tanpa harus pergi ke lokasi pelayanan yang lebih jauh.
"Selain kelistrikan, kami juga menghadirkan bisnis recurring untuk kooperasi melalui penyediaan layanan pembelian token dan pembayaran tagihan listrik. Saat ini, sebanyak 107 KDKMP di seluruh Indonesia telah terintegrasi dengan layanan PPOB PLN, dengan total transaksi hingga hari ini mencapai lebih dari 5.000 kali," jelas Arsyadany.
Jumlah tersebut menunjukkan layanan PPOB telah digunakan di sejumlah koperasi yang terintegrasi. Namun, besaran pendapatan yang diperoleh koperasi dari transaksi tersebut belum dirinci dalam keterangan yang disampaikan PLN.
Arsyadany mengatakan PLN akan mendorong unit-unit perusahaan di berbagai daerah untuk memperluas kemitraan dengan KDKMP. Perluasan jaringan diharapkan menambah peluang usaha bagi koperasi dan memperluas jangkauan layanan pembayaran listrik.
“PLN akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan untuk memastikan kebutuhan listrik KDKMP terpenuhi serta mendorong perluasan layanan PPOB. Kami berharap kemitraan ini dapat memberikan nilai tambah bagi koperasi, memperkuat ekonomi desa, dan menghadirkan layanan pembayaran tagihan dan pembelian token listrik yang semakin mudah dijangkau masyarakat,” tutup Arsyadany.
