Kilau Emas Berpadu Nada, Antam (ANTM) Dukung Ekonomi Kreatif Perjalanan Ungu
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - PT Aneka Tambang Tbj (ANTM) atau Antam, menjadi sponsor utama konser Antam Presents Uungu– Waktu Yang Dinanti: Final Chapter untuk merayakan 30 tahun perjalanan musik grup band Ungu. Konser tersebut dijadwalkan berlangsung di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, dengan menghadirkan sejumlah penyanyi lintas generasi pada Jumat (30/10/2026).
Direktur Strategi Korporasi, Pengembangan Usaha, dan Komersial Antam Handi Sutanto mengatakan kolaborasi tersebut berangkat dari kesamaan nilai antara emas dan musik, yakni kemampuan mempertahankan makna seiring waktu. Menurut dia, Ungu telah menunjukkan daya tahan dalam industri musik Indonesia selama tiga dekade.
Baca Juga
Antam (ANTM) Perkuat Rantai Pasok Emas Nasional, Serap 9 Ton dari Freeport
“Spirit itulah yang kami lihat sejalan dengan Antam, yaitu nilai yang dibangun melalui kepercayaan dan tumbuh bersama masyarakat dari generasi ke generasi,” ujar Handi dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (10/10/2026).
Dukungan terhadap konser tersebut menjadi bagian dari upaya Antam mendekatkan perusahaan dengan masyarakat melalui kegiatan yang lekat dengan kehidupan sehari-hari. Perusahaan juga ingin memperluas keterlibatan dengan berbagai kelompok usia melalui karya musik yang memiliki penggemar lintas generasi.
Antam mengaitkan kolaborasi tersebut dengan semangat Emas Kebanggaan Indonesia. Perusahaan menilai musik dan emas memiliki karakter yang serupa karena keduanya dapat menyimpan nilai emosional maupun ekonomi dalam perjalanan hidup masyarakat.
Emas dikenal sebagai salah satu aset yang digunakan untuk menjaga nilai kekayaan dalam jangka panjang, terutama ketika investor mencari instrumen pelindung nilai atau safe haven. Sementara itu, musik dapat menyimpan kenangan dan menjadi bagian dari pengalaman keluarga yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Baca Juga
Emas Antam (ANTM) Kembali Bersinar, Investor Menunggu Arah The Fed
Sebagai produsen emas di Indonesia yang produknya memiliki akreditasi London Bullion Market Association (LBMA), Antam juga berupaya memperluas kehadirannya di luar aktivitas pertambangan. Dukungan terhadap konser Ungu menjadi salah satu cara perusahaan menjangkau masyarakat melalui industri kreatif. “Ekonomi kreatif tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi sekaligus kebanggaan nasional,” kata Handi.
Ungu dibentuk di Jakarta pada 1996 dan berkembang bersama pendengarnya selama 30 tahun. Penggemar Ungu yang dikenal dengan sebutan Cliquers juga berasal dari berbagai kelompok usia. Komunitas tersebut tidak hanya tersebar di Indonesia, tetapi juga menjangkau negara tetangga, seperti Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. Penyelenggara juga menghadirkan Lesti Kejora, Rossa, Andien, Kiesha Alvaro, dan Zara Leola sebagai bintang tamu.
