SPKLU Sumbar Bertambah, PLN Siapkan 17 'Charger' di 12 Lokasi
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus mendorong perluasan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) agar layanan kendaraan listrik semakin mudah diakses masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Direktur Pembinaan Ketenagalistrikan Strategis, Ditjen Ketenagalistrikan, Kementerian ESDM Andriah Feby Misna pada peresmian SPKLU Center PT PLN (Persero) UID Sumatera Barat di Kota Padang, Sumatra Barat.
Baca Juga
ESDM Genjot SPKLU Tembus 62.000 Unit pada 2030 untuk Percepat Era Kendaraan Listrik
Dia menyampaikan bahwa SPKLU adalah salah satu strategi untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) pada 2060 mendatang atau lebih cepat. Dengan peralihan dari kendaraan BBM ke kendaraan listrik, diharap dapat menurunkan emisi hingga 40-50%.
“Kendaraan berlistrik ini semakin meningkat pemanfaatannya, dan tentunya untuk itu infrastrukturnya juga harus kita siapkan dengan baik sehingga pengguna juga tidak kesulitan,” ujar Feby, dikutip Senin (5/10/2026).
SPKLU Center tersebut menjadi yang pertama di Sumatra Barat dan dilengkapi lima unit ultra-fast charging dengan kapasitas masing-masing 120 kW atau total 600 kW. Fasilitas ini memungkinkan pengisian daya baterai dari 20% hingga 80% dalam waktu sekitar 30-45 menit. Hingga saat ini, terdapat 102 unit SPKLU di Sumatera Barat, dengan 93 unit di antaranya dioperasikan oleh PLN.
Tahun ini, di Sumatra Barat, PLN merencanakan pembangunan SPKLU di hingga 12 lokasi dengan total 17 unit charger di sejumlah wilayah, antara lain Padang, Bukittinggi, Payakumbuh, dan Solok. Adapun pemanfaatan SPKLU di Sumatera Barat tercatat terus meningkat, dengan jumlah transaksi hingga Agustus 2026 naik sekitar 4,5 kali lipat dan energi listrik yang disalurkan meningkat sekitar 4,4 kali lipat dibandingkan dengan tahun 2025.
“Yang paling penting bukan seberapa banyak charger yang dibangun, tapi seberapa banyak fasilitas ini memberikan manfaat bagi masyarakat Sumatera Barat,” ujar Direktur Distribusi PT PLN (Persero), Arsyadany G Akmalaputri.
Baca Juga
Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi Ansharullah memberikan apresiasi terhadap pembangunan SPKLU Center ini. SPKLU disebutnya sebagai percepatan pada sektor ketenagalistrikan Sumatera Barat.
Pemerintah mendorong perluasan layanan SPKLU ke kabupaten/kota lainnya di Sumatra Barat melalui kerja sama dengan badan usaha, pemerintah daerah, pengelola kawasan, maupun pemilik lahan di lokasi strategis.
Melalui peresmian SPKLU Center ini, pengembangan infrastruktur pengisian daya diharapkan semakin mendukung penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) sekaligus memperkuat ekosistem kendaraan listrik dan memperluas akses layanan pengisian daya bagi masyarakat.
