Telkom (TLKM) Bakal Tutup 19 Perusahaan di Kuartal IV-2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menargetkan dapat menyelesaikan program streamlining atau perampingan terhadap 19 perusahaan hingga kuartal IV-2026.
Direktur Strategic Business Development & Portfolio TLKM Seno Soemadji mengatakan, dari total target streamlining 50 perusahaan, sebanyak 24 perusahaan telah diselesaikan.
"Targetnya 19 (perusahaan) insyaAllah akan kita close lagi di kuartal IV-2026 ini dan sisanya 7 itu kemungkinan akan bergeser di 2027 karena melibatkan aktivitas divestasi dan divestasi ini juga akan dilakukan agar memastikan optimisasi dari value sebelum kita streamline," kata Seno dalam konferensi pers di The Telkom Hub, Jakarta, Rabu (30/9/2026).
Seno menyebut penyelesaian 24 perusahaan dari total target 50 perusahaan menunjukkan progres streamlining Telkom yang cukup agresif. Artinya, masih terdapat 26 perusahaan yang masuk dalam proses streamlining perseroan.
"Sebelumnya Telkom menargetkan 50 perusahaan, ini kita sudah close 24 dan ini kecepatannya sangat agresif, artinya hampir 50% kita sudah close," tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno mengatakan perseroan akan mempercepat program streamlining sebagai salah satu fokus utama di bawah kepemimpinannya. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat implementasi strategi transformasi jangka panjang Telkom atau TLKM30.
Baca Juga
Telkom (TLKM) Kantongi Restu 'Spin-Off' InfraCo ke InfraNexia
"Yang paling penting sesuai dengan instruksi dan arahan dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) itu kita harus mempercepat streamlining ini," kata Nanang.
Nanang menegaskan jajaran direksi Telkom akan tetap melanjutkan fokus TLKM30 yang mencakup operational and service excellence, streamlining, unlock value, dan modus operandi. Namun, pelaksanaan sejumlah program tersebut akan dipercepat, terutama streamlining.
"Target yang diberikan oleh Danantara dan pemerintah akan kita coba upayakan semaksimal mungkin untuk bisa kita selesaikan streamlining ini di tahun ini dan mungkin berlanjut ke tahun depan," terang dia.
Nanang mengatakan percepatan tersebut tetap berada dalam koridor visi yang telah ditetapkan dalam TLKM30. Perseroan akan mempercepat proses implementasi dan eksekusi agar target yang diarahkan Danantara dan pemerintah dapat dipenuhi.
