AHY Sampaikan Salam Prabowo dalam Pertemuan dengan Presiden Swiss
Poin Penting
|
BERN, Investortrust.id - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan salam hangat Presiden Prabowo Subianto kepada Presiden Konfederasi Swiss Guy Parmelin dalam pertemuan bilateral di Bern, Swiss, Senin (28/9/2026). Pertemuan tersebut berlangsung saat Indonesia dan Swiss memperingati 75 tahun hubungan diplomatik pada 2026.
“Izinkan saya menyampaikan salam hangat dari Presiden Prabowo Subianto,” ujar AHY saat mengawali pertemuan dengan Parmelin, Senin (28/9/2026) waktu setempat.
Baca Juga
AHY Sebut Berdiri di Antara Prabowo dan SBY Buat Dirinya Lebih Berhati-hati
Pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi AHY untuk kembali bertemu Parmelin setelah keduanya bertemu di Jakarta pada tahun sebelumnya. Pada 2025, Parmelin yang saat itu menjabat sebagai anggota dewan federal Swiss juga melakukan kunjungan ke Indonesia untuk memperdalam hubungan ekonomi bilateral.
AHY mengatakan kunjungan kali ini memiliki makna khusus karena berlangsung dalam momentum 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Swiss. “Kembali ke sini, atas undangan Anda, dan dalam kapasitas yang sangat berbeda, merupakan sesuatu yang sangat berarti bagi saya,” kata AHY.
Bahas Jejak Kerja Sama Pendidikan
Dalam pertemuan tersebut, AHY menyoroti perjalanan hubungan Indonesia dan Swiss yang telah berlangsung selama 75 tahun. Salah satu kerja sama yang disorot adalah dukungan Swiss terhadap pengembangan pendidikan politeknik di Indonesia sejak dekade 1970-an.
Kerja sama tersebut antara lain melahirkan Politeknik Mekanik Swiss yang kini dikenal sebagai Politeknik Manufaktur Bandung (Polman) Bandung. Kedutaan Besar Swiss mencatat institusi tersebut menjadi salah satu warisan penting kerja sama kedua negara di bidang pendidikan vokasi.
AHY berharap hubungan yang telah dibangun selama puluhan tahun dapat terus dikembangkan melalui kerja sama yang lebih konkret dan memberikan manfaat bagi Indonesia maupun Swiss.
Hubungan kedua negara saat ini juga mencakup perdagangan, investasi, pendidikan, transformasi digital, mobilitas perkotaan, serta pengembangan ekonomi yang berkelanjutan. Pemerintah Swiss mencatat lebih dari 150 perusahaan Swiss beroperasi di Indonesia.
Baca Juga
Menko AHY Temui Presiden Swiss, Jajaki Kerja Sama Air, Energi, dan Transportasi
Pada 2026, kedua negara juga memperkuat kerja sama di sektor mineral dan logam melalui nota kesepahaman tentang enhanced cooperation yang mulai berlaku pada Juli 2026.
Dalam kunjungan kerja tersebut, AHY didampingi Duta Besar Republik Indonesia untuk Swiss I Gede Ngurah Swajaya, Deputi Infrastruktur Dasar Nazib Faizal, Staf Khusus Menko Herzaky Mahendra Putra, Staf Khusus Menteri PU Ahmad Khoirul Umam, Tenaga Ahli Menko Mira Permatasari, serta Diska Putri Pamungkas.
