Menteri PKP Layangkan Pujian Setinggi Langit untuk Gelaran Danantara Housing Expo 2026
Poin Penting
|
TANGERANG, investortrust.id — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait melayangkan pujian serta apresiasi setinggi langit atas kesuksesan gelaran Danantara Housing Expo 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK2, Tangerang, Banten, Minggu (30/8/2026).
Pria yang akrab disapa Ara tersebut menegaskan bahwa pameran terpadu yang digagas oleh Danantara ini sangat membantu pemerintah dalam mengakselerasi Program 3 Juta Rumah gagasan Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, acara ini dikelola secara profesional serta berhasil mengintegrasikan seluruh rantai pasok industri properti dalam satu wadah, mulai dari pengembang rumah subsidi dan komersial, perbankan nasional, pabrikan material bangunan, hingga sektor UMKM.
"Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Dony Oskaria dan Bapak Rosan Roeslani. Expo Danantara Housing ini sangat membantu kami menjalankan tugas mendorong Program 3 Juta Rumah bagi semua kalangan dengan ekosistem yang lengkap," ujar Ara saat ditemui di area pameran.
Menteri Ara terkesan karena tingginya volume kunjungan masyarakat selama empat hari pameran berbanding lurus dengan realisasi pencapaian nilai transaksi di lapangan. Ia menilai kesuksesan ajang perdana ini menjadi bukti nyata bahwa BUMN mampu mengelola perhelatan berkelas internasional yang berdampak langsung pada perekonomian rakyat.
Baca Juga
Transaksi Danantara Housing Expo 2026 Tembus Rp 2 Triliun di Hari Terakhir
"Saya satu jam setengah di sini, sampai mau penutupan saja masih ramai luar biasa. Yang penting bukan hanya ramai hadir, tetapi juga transaksi terjadi dengan sangat baik di perbankan maupun pengembang. Ini menunjukkan BUMN kita bisa mengelola acara dengan berkualitas, berdampak, dan positif," tegasnya.
Pamerkan Bedah Rumah hingga Sosialisasi KUR Perumahan di Stand Kementerian PKP
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Ara secara khusus mengapresiasi dukungan Danantara yang telah menyediakan stan pameran khusus bagi Kementerian PKP. Kehadiran stan ini dimanfaatkan secara maksimal untuk memberikan edukasi dan sosialisasi program-program strategis perumahan rakyat kepada para pengunjung.
Melalui stan Kementerian PKP, masyarakat dapat mengakses informasi mendalam mengenai Program Rumah Swadaya atau Bedah Rumah yang menyasar 40.000 unit rumah pada tahun ini, setelah sebelumnya merealisasikan 45.000 unit.
Selain itu, pengunjung juga bisa mendapatkan konsultasi mengenai skema pembiayaan rumah subsidi melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang disalurkan paling tinggi oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN).
Tak hanya bagi calon pembeli rumah, stan Kementerian PKP juga memaparkan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan untuk mendukung permodalan masyarakat serta pelaku usaha properti skala kecil. Penyaluran KUR Perumahan ini tercatat paling tinggi diserap oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dengan porsi hampir 50% dari total target Rp 50 triliun.
"Di stan Kementerian Perumahan, kita bisa jelaskan program Bedah Rumah, skema FLPP, hingga KUR Perumahan. Pinjaman di bawah Rp 100 juta tanpa jaminan dengan bunga hanya 0,2 persen per bulan sangat membantu rakyat. Sementara untuk kontraktor perumahan UMKM, ada subsidi bunga 5 persen yang bisa berputar hingga Rp 20 miliar. Itu sangat berarti sekali," jelas Ara.
