IgnitePRO Hadir di BATIC 2026, Telin Dorong Transformasi AI ke Aksi Nyata
Poin Penting
|
NUSA DUA, BALI, investortrust.id – PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), operating company dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), menghadirkan ignitePRO, forum yang berfokus pada segmen enterprise sebagai bagian dari rangkaian Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2026.
Mengusung tema “The Enabled Enterprise”, ignitePRO mempertemukan pemimpin enterprise, pembuat kebijakan, penyedia teknologi, investor, dan mitra ekosistem digital untuk membahas langkah membawa kecerdasan buatan (AI) dari tahap ambisi dan eksperimen menuju penerapan serta dampak bisnis yang nyata.
IgnitePRO menggandeng Tech in Asia sebagai mitra konten untuk menghadirkan perspektif yang relevan dengan perkembangan industri digital.
Forum tersebut dirancang untuk mendorong transformasi dari strategi menuju eksekusi. Pembahasannya mencakup kapabilitas yang dibutuhkan perusahaan untuk mengadopsi AI secara bertanggung jawab dan menghasilkan nilai yang terukur, mulai dari kesiapan teknologi dan infrastruktur, tata kelola, sumber daya manusia, hingga kolaborasi ekosistem.
Baca Juga
BATIC 2026 Angkat AI dan Infrastruktur Digital, Telin Siap Satukan 2.300 Delegasi dari 55 Negara
Chief Commercial Officer Telin Kharisma mengatakan, tantangan perusahaan saat ini bukan lagi sekadar menentukan kebutuhan untuk mengadopsi AI, cloud, dan otomasi, tetapi memastikan seluruh fondasi pendukung telah siap untuk menjalankan teknologi tersebut dalam skala besar.
“Tantangan perusahaan saat ini bukan lagi sekadar menentukan apakah AI, cloud, dan otomasi perlu diadopsi, melainkan memastikan data, infrastruktur, keamanan, sumber daya manusia, dan mitra telah siap mendukung eksekusi yang andal dalam skala besar,” ujar Kharisma dalam keynote speech pembukaan forum ignitePRO bertajuk “The Enabled Enterprise: 2026 Is the Year of Autonomy”, Selasa (25/8/2026).
Menurut Kharisma, enablement perlu dibangun sebagai fondasi operasi yang terintegrasi melalui konektivitas yang andal, infrastruktur yang tangguh, operasi yang aman, serta kemitraan ekosistem yang tepercaya. Di tengah perkembangan tersebut, TelinPRO hadir sebagai tulang punggung konektivitas yang memungkinkan enterprise beradaptasi dan berkembang dalam lanskap yang terus berevolusi.
Tiga Prioritas AI
Perspektif pemerintah turut memperkaya pembahasan ignitePRO melalui paparan Direktur Pengembangan Ekosistem Digital, Kementerian Komunikasi dan Digital RI, Dr. Sonny Hendra Sudaryana. Ia menyampaikan tiga prioritas dalam membangun masa depan Indonesia yang siap menghadapi AI, yakni terhubung, tumbuh, dan terjaga.
Terhubung diwujudkan melalui perluasan konektivitas yang inklusif. Tumbuh dilakukan dengan membangun ekosistem digital yang produktif sekaligus memperkuat talenta, startup, UMKM, dan kapabilitas AI. Sementara itu, Terjaga diwujudkan melalui penguatan perlindungan data pribadi dan keamanan digital nasional.
Sonny juga menekankan pentingnya pengembangan AI sebagai strategi yang berdaulat, interoperabel, dan tepercaya. Hal tersebut perlu didukung infrastruktur, modal, kompetensi, tata kelola, dan kemitraan agar pertumbuhan digital dapat menghasilkan peningkatan produktivitas dan nilai ekonomi yang lebih luas.
Empat Pilar Transformasi AI
Agenda ignitePRO disusun dalam empat pilar yang saling menguatkan, yakni intelligence, trust, infrastructure, dan collaboration. Keempat pilar tersebut menggambarkan perjalanan enterprise dalam membawa AI menuju penerapan nyata yang dapat diterapkan dalam skala besar.
Pada pilar intelligence, pembahasan menyoroti langkah membawa AI dari tahap eksperimen menuju penerapan yang memberikan nilai bisnis. Hal tersebut didukung kesiapan data, sistem, dan infrastruktur yang andal serta aman. Pilar trust menekankan pentingnya penerapan AI yang bertanggung jawab melalui penguatan akuntabilitas, transparansi, dan tata kelola. Pilar ini juga mencakup penyesuaian cara kerja organisasi agar AI dapat terintegrasi dalam proses bisnis.
Baca Juga
TelkomGroup Tuntaskan Pemulihan 100% Layanan Telekomunikasi Pascagempa NTT
Sementara itu, pilar infrastructure membahas kesiapan fondasi teknologi dan arsitektur untuk mendukung kebutuhan AI dengan mempertimbangkan aspek kinerja, keamanan, regulasi, dan kedaulatan data. Kesiapan manusia dalam mengadopsi teknologi secara berkelanjutan juga menjadi bagian dari pembahasan. Adapun collaboration ditempatkan sebagai elemen penting dalam mempercepat transformasi AI.
Melalui sesi “No Enterprise Transforms Alone: Building the Enablement Ecosystem”, Direktur Enterprise & Business Service Telkom Veranita Yosephine hadir sebagai salah satu panelis bersama para pemimpin industri lainnya. Mereka membahas pentingnya sinergi antara perusahaan, penyedia teknologi, investor, dan mitra ekosistem dalam mendorong transformasi AI yang berkelanjutan.
“Ambisi untuk mengadopsi AI memang besar dan ide-idenya pun sangat banyak. Namun, tantangan sesungguhnya adalah bagaimana membawa AI dari sekadar pembuktian konsep menjadi implementasi yang benar-benar terintegrasi dalam strategi bisnis dan menghasilkan dampak nyata,” jelas Veranita.
Baca Juga
Net Sell Berlanjut Rp 482,24 Miliar, Sebaliknya Asing justru Borong BBCA dan BMRI
Menurut Veranita, transformasi AI tidak berhenti pada penggunaan tools semata. Perusahaan perlu membangun operating model, kapabilitas manusia, tata kelola, serta ekosistem yang memungkinkan AI terintegrasi ke dalam cara bisnis dijalankan.
Alur tersebut membantu enterprise tidak hanya memahami tantangan, tetapi juga menetapkan prioritas implementasi yang lebih jelas. “AI harus mampu menciptakan nilai, baik melalui peningkatan produktivitas, percepatan inovasi, maupun pengalaman pelanggan. Untuk itu, organisasi perlu memiliki fondasi data yang kuat, tata kelola yang baik, serta komitmen kepemimpinan dalam membangun kapabilitas AI secara berkelanjutan,” tutup Veranita.
ignitePRO Hasilkan Komitmen
Rangkaian ignitePRO turut menghasilkan “State of the Agentic Enterprise in APAC 2026” serta ignitePRO 2026 Closing Commitment sebagai pernyataan bersama mengenai pentingnya membangun enterprise yang tepercaya, berpusat pada manusia, dan didukung AI di kawasan.
Melalui ignitePRO, Telkom Solution sebagai umbrella solusi digital Telkom menegaskan perannya dalam mendukung enterprise nasional dan global menghadapi perkembangan teknologi digital melalui kapabilitas konektivitas, infrastruktur, solusi digital, serta kolaborasi dengan pakar dan berbagai mitra teknologi global.
Kehadiran ignitePRO sebagai forum enterprise perdana di BATIC 2026 juga memperluas ruang kolaborasi Telin dari konektivitas dan infrastruktur digital menuju penciptaan nilai bisnis di era AI, sekaligus memperkuat perannya sebagai penghubung ekosistem digital di Asia Pasifik.
