Terminal Terpadu Palaran di Samarinda Mulai Dibangun, Tampung 37.500 KL BBM
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - PT Elnusa Tbk (ELSA), perusahaan jasa energi terintegrasi yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, bersama Pertamina Patra Niaga mulai memasuki tahap konstruksi Terminal Terpadu Palaran di Samarinda, Kalimantan Timur. Pembangunan ditandai groundbreaking pemasangan tiang pancang perdana pada Rabu (26/8/2026), yang menjadi milestone untuk memperkuat infrastruktur distribusi energi di Kalimantan Timur.
“Pemasangan tiang pancang perdana menjadi milestone penting yang menunjukkan pembangunan Terminal Terpadu Palaran terus bergerak sesuai arah yang direncanakan. Kami memastikan setiap tahapan proyek dijalankan melalui disiplin eksekusi yang kuat dengan tetap mengedepankan kualitas dan keselamatan, sehingga infrastruktur ini nantinya dapat memberikan manfaat optimal bagi keandalan rantai pasok energi nasional, khususnya di Kalimantan Timur,” ujar Direktur Operasi PT Elnusa Tbk Andri Haribowo dikutip Jumat (28/8/2026).
Baca Juga
Elnusa (ELSA) Ungkap Peran Laboratorium dalam Dukung Lifting Minyak 1 Juta Barel 2029
Hingga 25 Agustus 2026, pembangunan Terminal Terpadu Palaran mencatat progres yang melampaui rencana. Capaian tersebut didukung koordinasi dan pengendalian proyek yang dilakukan secara disiplin oleh tim pelaksana.
Sebagai pimpinan konsorsium engineering, procurement, and construction (EPC), Elnusa mengintegrasikan seluruh tahapan pembangunan, mulai engineering dan keselamatan proses, pengadaan material serta peralatan strategis, hingga konstruksi multidisiplin.
Tahapan pekerjaan berikutnya mencakup pengujian, commissioning, sertifikasi, dan pemeliharaan fasilitas. Elnusa mengawal pelaksanaan proyek dengan memperhatikan waktu, biaya, lingkup pekerjaan, dan kualitas.
Elnusa menempatkan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) sebagai fondasi dalam pelaksanaan proyek. Penguatan budaya keselamatan dilakukan melalui keterlibatan manajemen dalam memantau kondisi operasional di lapangan.
Baca Juga
Elnusa (ELSA) Bor Sumur Semberah-206 di Kaltim, Produksi Gas Tembus 255% dari Target
“Progres yang lebih cepat dari rencana menjadi capaian positif, tetapi keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Tidak ada target jadwal maupun pencapaian proyek yang lebih penting daripada memastikan setiap pekerja menjalankan aktivitasnya dengan aman dan kembali ke rumah dengan selamat. Karena itu, progres proyek harus selalu berjalan beriringan dengan operational excellence dan disiplin HSSE,” tambah Andri.
Terminal Terpadu Palaran dirancang sebagai infrastruktur distribusi energi terintegrasi yang terdiri atas 12 tangki penyimpanan bahan bakar minyak (BBM) dengan total kapasitas 37.500 kiloliter.
Proyek tersebut juga mencakup pembangunan jetty berkapasitas 7.500 deadweight tonnage atau DWT, sistem perpipaan terintegrasi, fasilitas truck loading, terminal automation system (TAS), fasilitas HSSE, serta berbagai sarana pendukung operasional.
