Menteri Ara Pamer Rusun Subsidi Meikarta di Danantara Housing Expo, Cicilan Mulai Rp 2 Juta
Poin Penting
|
TANGERANG, investortrust.id - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) memamerkan proyek rumah susun (rusun) subsidi Meikarta dalam acara Danantara Housing Expo 2026 di NICE PIK 2, Tangerang, Kamis (27/8/2026).
Maruarar menyampaikan, pembangunan rusun subsidi di Meikarta, Kabupaten Bekasi menjadi salah satu proyek yang didorong untuk mendukung program tiga juta rumah.
"Kita juga tadi sudah mendengar bagaimana Meikarta, mudah-mudahan bisa segera dibangun dan bisa ada skema untuk pembelian bagi masyarakat," kata Ara dalam sambutannya.
Baca Juga
Baru Hari Pertama, Danantara Housing Expo Cetak Akad 300 Unit Rumah
Dia menambahkan, lahan seluas 30 hektare (ha) yang dihibahkan Lippo Group untuk proyek tersebut telah diperiksa oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan kementeriannya.
"Saya pikir tanah yang dihibahkan oleh Lippo 30 hektare kami sudah cek, itu nggak jauh, 10 menit ke rumah sakit, 10 menit ke pasar, 10 menit ke sekolah, 10 menit kurang lebih ke kawasan industri. Jadi saya yakin itu adalah solusi yang luar biasa," ungkap Ara.
Sementara itu, Chairman of Lippo Group James Riady mengatakan, toppingoff pembangunan rusun subsidi Meikarta direncanakan pada akhir 2026. "Toppingoff direncanakan akhir tahun ini," kata dia.
Namun, James menyebutkan, penjualan unit rusun subsidi Meikarta belum dimulai. Saat ini, proses legalitas dan proses hukum terkait proyek tersebut masih berlangsung di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan DPR untuk dialihfungsikan menjadi Penyertaan Modal Negara (PMN) ke Danantara.
"Belum, belum. Karena kan proses legalitasnya dan proses hukumnya di Kementerian Keuangan, lalu ke DPR kan masih berlangsung," jelas dia.
Dalam kesempatan itu, James menilai, skema pembiayaan perumahan tapak atau vertikal dengan tenor 30-40 tahun menjadi salah satu perkembangan yang cukup pesat dalam sektor perumahan di rezim Presiden Prabowo Subianto.
"Saya kira nextphase ini, saya kira yang banyak itu adalah FLPP apartemen. Namun, FLPP apartemen itu jangan beli yang studio. You mesti beli yang onebedroom atau twobedroom," tutur dia.
James mencontohkan unit rusun Meikarta dengan satu kamar tidur memiliki cicilan sekitar Rp 2 juta-Rp 2,5 juta per bulan dengan skema tenor 40 tahunan dan bunga fixed 2,75% per tahun. "Saya contoh nih di Meikarta ya, kita yang onebedroom saja di sana sebulan Rp 2 juta sampai Rp 2,5 juta (cicilannya)," ucap dia.
Di sisi lain, CEO Danantara Rosan P Roeslani menyatakan, Danantara Housing Expo menghadirkan 16.559 unit hunian dari 12 pengembang (developer) BUMN. Hunian tersebut berasal dari 98 proyek yang tersebar di 23 provinsi dengan nilai inventori mencapai Rp 9,79 triliun.
"BUMN sendiri ada 12 developer BUMN yang membawakan kurang lebih 16.559 unit dari 98 proyek yang tersebar di 23 provinsi dengan nilai inventory Rp 9,79 triliun. Terdiri dari Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) 6.611 unit dan Non-MBR 9.948 unit," papar Rosan.
Rosan menyampaikan, Danantara Housing Expo 2026 merupakan bentuk dukungan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara bersama seluruh ekosistem BUMN terhadap program tiga juta rumah yang menjadi program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, pameran tersebut menghadirkan pasokan hunian dengan harga terjangkau, skema pembiayaan melalui sinergi bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), serta akses yang lebih mudah bagi masyarakat, khususnya segmen menengah ke bawah.
Rosan menyebutkan, harga hunian yang ditawarkan dalam pameran tersebut bervariasi, mulai dari Rp 120 juta hingga Rp 2 miliar-Rp 3 miliar. "Jadi, kita meng-cover semua segmen yang ada," imbuh dia.
Baca Juga
BTN (BBTN) Targetkan KPR Rp 200 Miliar di Danantara Housing Expo 2026
Danantara Housing Expo 2026 berlangsung selama empat hari, mulai 27 hingga 30 Agustus 2026. Rosan menargetkan pameran tersebut dapat menarik lebih dari 50.000 pengunjung.
Adapun pameran ini menghadirkan lebih dari 130 developer BUMN dan swasta serta lebih dari 120.000 pilihan properti.
Selain hunian, Rosan menambahkan, pameran tersebut juga menawarkan sejumlah skema pembiayaan dari bank Himbara. Uang muka atau downpayment (DP) dapat dimulai dari 1%, dengan suku bunga mulai 2,75% per tahun fixed yang kemudian meningkat secara bertahap. Tenor pembiayaan juga dapat diberikan hingga 30-40 tahun. Selain itu, pembiayaan tersebut bebas biaya administrasi, provisi, dan appraisal.
