Danantara Buka Akses Rumah, DP Mulai 1%
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Danantara Indonesia memperluas akses kepemilikan rumah melalui Danantara Housing Expo 2026 dengan mempertemukan pengembang, perbankan, dan masyarakat dalam satu pameran. Mendukung program prioritas pembangunan tiga juta rumah, ajang ini menawarkan lebih dari 120.000 pilihan properti dengan fasilitas pembiayaan berupa uang muka mulai 1%, bunga awal mulai 2,75% per tahun, serta tenor hingga 40 tahun.
CEO Danantara Indonesia Rosan P. Roeslani mengatakan, pemenuhan kebutuhan perumahan membutuhkan sinergi antara penyedia hunian dan lembaga pembiayaan. Masyarakat, khususnya kelompok menengah ke bawah, harus mendapatkan pilihan rumah yang terjangkau sekaligus kemudahan untuk memilikinya.
“Danantara Housing Expo 2026 ini adalah sebagai wujud dukungan nyata Danantara Indonesia beserta seluruh ekosistem BUMN terhadap program tiga juta rumah yang menjadi program prioritas dari Bapak Presiden,” ujar Rosan dalam pembukaan Danantara Housing Expo 2026 di Hall A, NICE PIK 2, Kamis (27/8/2026).
Baca Juga
Pameran yang berlangsung pada 27–30 Agustus 2026 tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk memperoleh informasi dan berbagai solusi kepemilikan rumah dalam satu ekosistem terintegrasi. Danantara menargetkan lebih dari 50.000 pengunjung selama penyelenggaraan pameran.
Rosan menjelaskan, terdapat tiga sasaran utama yang ingin dicapai melalui kegiatan tersebut, yakni menyediakan hunian berkualitas dengan harga terjangkau, menghadirkan pembiayaan kompetitif melalui bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan lembaga keuangan dalam ekosistem BUMN, serta mempermudah akses masyarakat terhadap rumah.
“Dan yang paling penting adalah akses yang lebih mudah bagi masyarakat, khususnya segmen menengah ke bawah, untuk mewujudkan rumah impiannya,” katanya.
Besarnya kebutuhan perumahan menjadi alasan penting penguatan kolaborasi tersebut. Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) Maret 2026 dalam sambutannya, Rosan menyebut sekitar 9,29 juta rumah tangga belum memiliki rumah. Sementara itu, sekitar 18 juta rumah tangga masih tinggal di hunian yang belum memenuhi standar kelayakan.
Menurut Rosan, angka tersebut menunjukkan bahwa penyediaan rumah harus menjadi prioritas. Danantara bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) berupaya mempercepat pemenuhan kebutuhan hunian dengan tetap memperhatikan keterjangkauan dan kelayakannya.
Baca Juga
Danantara Housing Expo Digelar, Hadirkan 16.559 Hunian BUMN Senilai Total Rp 9,79 Triliun
Pilihan properti yang ditawarkan dalam pameran mencakup berbagai segmen. Rosan menyampaikan, hunian yang ditinjaunya memiliki rentang harga mulai sekitar Rp 120 juta hingga Rp2-3 miliar. Keragaman tersebut diharapkan memberikan ruang bagi masyarakat untuk memilih rumah sesuai kebutuhan dan kemampuan keuangan.
Lebih dari 130 pengembang BUMN dan swasta berpartisipasi dalam pameran ini. Selain menghadirkan lebih dari 120.000 pilihan properti, penyelenggara menyediakan 10 rumah contoh agar pengunjung dapat melihat langsung gambaran hunian yang ditawarkan.
Dari ekosistem BUMN, sebanyak 12 pengembang membawa 16.559 unit hunian dari 98 proyek yang tersebar di 23 provinsi. Rosan menyebut nilai persediaan properti tersebut mencapai Rp9,79 triliun, terdiri atas 6.611 unit untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan 9.948 unit untuk segmen non-MBR.
Untuk mendukung transaksi, bank-bank Himbara menghadirkan sejumlah penawaran kredit pemilikan rumah (KPR). Rosan mengatakan, uang muka tersedia mulai 1%, dengan suku bunga mulai 2,75% per tahun yang bersifat tetap pada periode awal, kemudian meningkat secara bertahap pada periode berikutnya.
Pilihan tenor pembiayaan juga diperpanjang hingga 30 tahun, bahkan 40 tahun. Selain itu, Rosan menyebut adanya fasilitas pembebasan biaya administrasi, provisi, dan penilaian agunan atau appraisal.
Baca Juga
Danantara Jamin Legalitas dan Kualitas Unit di Housing Expo 2026
“Kalau dalam kesempatan ini Bapak-bapak, Ibu-ibu yang terhormat ingin membeli rumah, bisa menikmati insentif yang diberikan oleh bank Himbara pada saat ini,” ujar Rosan.
Angka uang muka dan bunga tersebut merupakan penawaran mulai dari tingkat terendah, bukan ketentuan seragam untuk seluruh hunian. Masyarakat perlu mencermati persyaratan masing-masing produk, termasuk periode bunga tetap, kenaikan bunga berikutnya, serta besaran cicilan sepanjang masa kredit.
Pameran juga dilengkapi program undian dan doorprize. Menurut Rosan, hadiah yang disiapkan mencakup apartemen, rumah, mobil dan sepeda motor listrik, kepingan emas, hingga tiket perjalanan Garuda Indonesia dan Kereta Api Indonesia.
Dalam sambutannya, Rosan menyapa sejumlah pejabat dan pelaku usaha yang hadir, antara lain Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra; Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno; Menteri PKP Maruarar Sirait; Gubernur Banten Andra Soni; serta Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim. Ia juga menyampaikan penghormatan kepada jajaran Danantara dan BUMN, perwakilan asosiasi properti, pengembang, serta pengusaha Sugiyanto Kusuma dan James Riady.
Pada akhir sambutannya, Rosan mengundang Maruarar Sirait untuk memberikan sambutan sebelum prosesi membuka kunci “Rumah Indonesia” sebagai penanda pembukaan pameran.
“Kami meyakini Danantara Housing Expo ini menjadi bukti nyata sinergi BUMN antara developer BUMN Karya, Himbara, seluruh ekosistem Danantara, dan juga dunia usaha yang menghadirkan hunian yang terjangkau bagi seluruh rakyat Indonesia,” kata Rosan.
