Indonesia dan Uruguay Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sektor Peternakan
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id – Pemerintah Indonesia dan Uruguay sepakat untuk memperkuat kerja sama ekonomi bilateral serta mendorong akselerasi kemitraan antarkawasan.
Komitmen tersebut dibahas saat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerima kunjungan delegasi Uruguay di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (21/8/2026).
Kunjungan delegasi tersebut dipimpin oleh Wakil Menteri Luar Negeri Uruguay Valeria Csukasi bersama Wakil Menteri Peternakan, Pertanian, dan Perikanan Uruguai Matías Carámbula. Turut hadir Duta Besar Uruguay untuk Indonesia Cristina González serta perwakilan dari Institut Daging Nasional (INAC) dan Institut Susu Nasional (INALE) Uruguai.
Pertemuan strategis ini bertujuan membahas peningkatan hubungan bilateral kedua negara di berbagai sektor mencakup perdagangan, investasi, dan ketahanan pangan. Penguatan kerja sama ini diharapkan mampu mengoptimalkan potensi ekonomi yang saling menguntungkan sekaligus menjadi langkah nyata memperkokoh hubungan kedua pihak.
Dalam kesempatan tersebut, Menko Airlangga didampingi oleh Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Edi Prio Pambudi serta Plt. Deputi Bidang Koordinasi Industri, Ketenagakerjaan, dan Pariwisata sekaligus Staf Ahli Bidang Konektivitas dan Pengembangan Jasa Dida Gardera.
Perkembangan hubungan ekonomi kedua negara mencatatkan tren positif dengan nilai perdagangan Indonesia dan Uruguay pada 2025 mencapai sekitar USD112,5 juta, atau mengalami peningkatan hingga 70,7% dibandingkan tahun sebelumnya.
Di sisi investasi, realisasi investasi langsung (FDI) Uruguay di Indonesia pada kuartal pertama dan kedua 2026 tercatat mencapai sekitar USD606 ribu. Guna memperluas cakupan perdagangan, kedua negara sepakat mendorong percepatan proses menuju perundingan Indonesia-Mercosur Comprehensive Economic Partnership Agreement (IM-CEPA).
Baca Juga
Indonesia–Uruguay Bidik Kerja Sama, dari Susu hingga Teknologi Pertanian
Selain kemitraan bilateral dan antarkawasan, Indonesia dan Uruguay sepakat memperkuat kerja sama dalam lingkup regional maupun multilateral. Langkah ini mencakup dukungan Uruguay terhadap proses aksesi Indonesia ke Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP). Kolaborasi juga diperluas pada lingkup OECD mengingat status Uruguay sebagai partner country di organisasi tersebut.
Di sektor pertanian dan peternakan, Uruguay menyampaikan ketertarikan untuk melaksanakan pelatihan peningkatan kapasitas (capacity building) bagi para peternak Indonesia. Langkah kolaboratif ini didukung oleh reputasi unggul Uruguai sebagai salah satu produsen dan eksportir daging sapi serta produk susu utama di kawasan Amerika Latin. Menko Airlangga menegaskan bahwa pertemuan bilateral ini merefleksikan komitmen kuat kedua belah pihak untuk memperluas kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan, khususnya di tengah ancaman ketidakpastian global dan ketegangan geopolitik yang kian meningkat.
"Indonesia dan Uruguai memiliki potensi besar untuk semakin memperkuat kerja sama di bidang perdagangan dan investasi, serta kolaborasi konkret di sektor peternakan. Kami optimistis kerja sama ini akan membawa manfaat nyata bagi pelaku usaha dan masyarakat di kedua negara," pungkas Menko Airlangga, dalam pernyataan resminya, Sabtu (22/8/2026).
Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan kedua negara dalam memperkuat hubungan ekonomi yang telah terjalin selama 60 tahun serta menjadi landasan bagi kerja sama yang lebih luas di masa depan.

