DMS Propertindo Gandeng BUMN China Bangun Urbanova Edu Hub Rp 3 Triliun
JAKARTA, investortrust.id — PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) menggandeng China Light Industry International Engineering Co Ltd (CLIEC) untuk mempercepat pembangunan Urbanova Edu Hub di Surabaya Timur, Jawa Timur.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara DMS Propertindo dan CLIEC di Jakarta, Selasa (11/8/2026). Kolaborasi ini mencakup penjajakan pengembangan proyek dengan skema turnkey, mulai dari perencanaan teknis, engineering, pengadaan, konstruksi hingga penyelesaian proyek sesuai spesifikasi yang disepakati.
Direktur Utama DMS Propertindo Mohamad Prapanca mengatakan, kerja sama dengan CLIEC menjadi langkah strategis perseroan untuk memperkuat sekaligus mempercepat realisasi Urbanova Edu Hub.
“Penandatanganan Nota Kesepahaman ini merupakan langkah strategis Perseroan untuk memperkuat pengembangan Urbanova Edu Hub. Kami meyakini pengalaman, kapabilitas teknologi, serta dukungan finansial yang dimiliki China Light Industry International Engineering Co. Ltd akan mempercepat realisasi proyek sekaligus meningkatkan kualitas pembangunan,” ujar Prapanca dalam acara Signing Ceremony di Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Baca Juga
Menurut dia, kolaborasi tersebut juga diharapkan menciptakan nilai tambah dan meningkatkan pendapatan perseroan pada masa mendatang. Dukungan CLIEC dinilai dapat memperkuat pembiayaan pembangunan atau capital expenditure (capex) proyek sehingga pembangunan dapat berjalan sesuai target dan menjaga kualitas.
Urbanova Edu Hub akan dikembangkan di atas lahan sekitar 23 hektare dengan total capex yang disiapkan DMS Propertindo mencapai sekitar Rp3 triliun.
Kawasan tersebut akan mengintegrasikan sejumlah fungsi, antara lain residensial, business hub, event space, hotel, showroom, fasilitas publik, rumah sakit, serta sekolah internasional.
Prapanca mengatakan, Surabaya Timur dipilih karena telah memiliki ekosistem pendidikan dan industri yang mendukung pengembangan kawasan. Urbanova diproyeksikan memiliki pasar potensial lebih dari 64.000 mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di sekitar kawasan.
Selain sektor pendidikan, keberadaan kawasan industri Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) juga menjadi salah satu faktor pendukung aktivitas ekonomi dan tenaga kerja di sekitar proyek.
“Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan, meningkatkan value proyek, serta memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan revenue perseroan di masa mendatang,” katanya.
Baca Juga
BI Catat Penjualan Rumah Kuartal II-2026 Membaik, Harga Properti Naik Terbatas
CLIEC merupakan perusahaan engineering asal China yang memiliki pengalaman dalam pengerjaan proyek industri berskala besar di dalam maupun luar negeri. DMS Propertindo berharap kapabilitas dan pengalaman CLIEC dapat mendukung efektivitas pembangunan Urbanova sekaligus menjaga kualitas dan target penyelesaian proyek.
Perseroan menargetkan groundbreaking Urbanova Edu Hub dapat dilakukan pada akhir September 2026. Tahap pertama pembangunan ditargetkan selesai pada kuartal IV 2028, sedangkan kawasan tersebut diharapkan mulai beroperasi pada kuartal I 2029.
Dengan konsep Edu Hub, Urbanova tidak hanya diarahkan sebagai kawasan hunian dan komersial, tetapi juga sebagai kawasan terintegrasi yang menggabungkan pendidikan, bisnis, kesehatan, hospitality, olahraga, dan gaya hidup dalam satu ekosistem.

