Anindya Bakrie Beberkan Alasan Mendirikan Investortrust
JAKARTA, investortrust.id – Co-Founder Investortrust Indonesia Sejahtera, Anindya Novyan Bakrie membeberkan alasan mendirikan PT Investortrust Indonesia Sejahtera, publisher portal berita investortrust.id. Salah satunya adalah ingin memberikan informasi berkualitas, komprehensif, dan selalu relevan dengan kebutuhan masyarakat dan pelaku bisnis.
“Kemunculan Investortrust itu seperti proses kehidupan, banyak unsur kebetulannya. Tapi intinya adalah kami ingin memberikan informasi terbaik yang bermanfaat bagi masyarakat dan pelaku bisnis di masa depan,” kata Anindya Bakrie pada acara Investortrust Office Opening Ceremony di Lantai 5 The Convergence Indonesia, Kawasan Rasuna Epicentrum, Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (10/01/2024).
Acara tersebut dihadiri Komisaris Utama PT Investortrust Indonesia Sejahtera (IIS), Ilham Akbar Habibie, Chief Executive Officer (CEO) Investortrust Indonesia Sejahtera Primus Dorimulu, Direktur Investortrust Indonesia Sejahtera Sachin Gopalan, Direktur Investortrust Indonesia Sejahtera Arydhian Djamin, dan Presdir TVOne, Taufan Eko Nugroho Rotorasiko sekaligus Komisaris IIS.
Hadir pula Presdir PT Cakrawala Andalas Televisi (ANTV) Ahmad R. Widharmana, Manager The Habibie & Ainun Foundation Nadia Habibie, Managing Director Quantum Ventures Benny Tjia, Entrepreneur Residence Quantum Ventures Rifanditto Adhikara, dan Analyst Quantum Ventures Reinard Tanukusuma.
Baca Juga
Menurut Anindya Bakrie,investortrust.id merupakan portal berita ekonomi independen yang fokus pada masalah bisnis, keuangan, investasi langsung, dan investasi portofolio, khususnya pasar modal.
“Sejak didirikan pada 29 Agustus 2023, Investortrusthadir untuk menyampaikan informasi, termasuk data, tentang peluang investasi di berbagai bidang,” tutur dia.
Anin mengungkapkan, visi pembentukan Investortrust jelas, yaitu ingin hadir sebagai media baru yang menawarkan hal-hal baru, pengalaman (experience)baru, serta berbagai informasi dan pengetahuan yang tidak bisa dijangkau media-media arus utama konvensional.
Bukan Waktu Ideal
Anindya Bakrie mengakui, sekarang bukan waktu yang ideal untuk mendirikan media massa. Ketidakpastian ekonomi, disrupsi yang tengah melanda media konvensional, dan perubahanperilaku masyarakat dalam menyerap informasi menjadi tantangan tersendiri bagi siapa pun yang membuka bisnis media.
“Jadi, memang bukan hal yang biasa membuka bisnis baru dalam keadaan seperti ini,” ujar dia.
Anin menjelaskan, dalam waktu yang sama, perusahaan rintisan berbasis teknologi (startup) juga sedang tidak mudah untuk mendapatkan pendanaan (funding) dari para investor.
“Dulu startup banyak bermunculan karena saat itu mudah sekali mendapatkan pendanaan. Namun saat ini begitu banyak tantangan yang muncul, sehingga kondisinya sangat berbeda,” papar dia.
Meski demikian, CEO PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) itu optimistis Investortrust mampu mengatasi berbagai rintangan dan tantangan ke depan, bahkan Investortrust bisa menjadi yang terdepan.
“Komisaris utamanya kan Pak Ilham Habibie. Jadi, saya yakin Investortrust bisa maju dan berkembang. Lebih-lebih Investortrust didukung manajemen yang sangat berpengalaman di media massa,” tegas dia.
Dari kiri ke kanan (duduk): Direktur Investortrust Indonesia Sejahtera Arydhian Djamin, Presdir TVOne Taufan Eko Nugroho Rotorasiko, Co-Founder Investortrust Indonesia Sejahtera, Anindya Novyan Bakrie, Komisaris Utama PT Investortrust Indonesia Sejahtera, Ilham Akbar Habibie, CEO Investortrust Indonesia Sejahtera Primus Dorimulu, Direktur Investortrust Indonesia Sejahtera Sachin Gopalan. Dari kiri ke kanan (berdiri): Managing Director Quantum Ventures Benny Tjia, Entrepreneur Residence Quantum Ventures Rifanditto Adhikara, Manager The Habibie & Ainun Foundation Nadia Habibie, Presdir PT Cakrawala Andalas Televisi (ANTV) Ahmad R. Widarmana, dan Analyst Quantum Ventures Reinard Tanukusuma. Foto: Investortrust/Defrizal Mohammad.
Apalagi, kata Anin, para pimpinan Investortrust pernah menghadapi naik-turun bisnis media massa. “Saya percaya manajemen Investortrustmampu menempa Investortrust menjadi perusahaan yang agile sekaligus resilient,” tandas dia.
Baca Juga
Investortrust.id Diluncurkan pada Momen Seminar Ekosistem EV
Terlebih, menurut Anindya Bakrie,grup bisnis yang saat ini dipimpinnya pun tak asing dengan risiko. “Misalnya grup media kami ingin bermitra dengan Fox, lalu tidak lanjut, tetapi TVOne sekarang menjadi nomor satu di bidangnya,” ujar Anin yang juga menjabat sebagai Presiden Direktur PT Visi Media Asia Tbk (VIVA).
Anin juga mencontohkan VIVA, induk usaha TVOne. Dulu, VIVA ingin menayangkan program pertarungan seni bela diri campuran, Mixed Martial Art (MMA) yang diselenggarakan Ultimate Fighting Championship (UFC). Namun program itu urung sehingga TVOne membuat sendiri program serupa.
“Jadi, saya rasa, teman-teman mesti berbangga memiliki kebetulan tadi, building block-nya itu ada. Kami pastikan bisa eksekusi. Selamat untuk teman-teman. Insyaallah hari ini menjadi hari yang baik, feeling-nya baik, mudah-mudahan hasilnya juga baik,” papar Anindya Bakrie.
Co-Founder Investortrust Indonesia Sejahtera Anindya Novyan Bakrie memberikan arahan usai mendengarkan presentasi dari manajemen Investortrust sebelum acara Investortrust Office Opening Ceremony di Lantai 5 The Convergence Indonesia, Kawasan Rasuna Epicentrum, Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (10/01/2024). Foto: Investortrust/Elsid Arendra.

