Labamu Perkuat Transformasi Digital Bisnis Lewat Integrasi ERP dan AI
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Labamu Sejahtera Indonesia (Labamu) memperkuat posisinya sebagai penyedia solusi transformasi digital dengan integrasi Enterprise Resource Planning (ERP) dan Artificial Intelligence (AI) untuk meningkatkan efisiensi operasional perusahaan.
Labamu adalah platform ERP dan manajemen bisnis terintegrasi yang membantu usaha kecil dan menengah (UKM) mengelola dan mengembangkan bisnis melalui teknologi digital. Dalam satu platform, pelaku usaha dapat mengelola operasional, penjualan, inventaris, keuangan, produksi, dan hubungan pelanggan secara lebih efisien.
Founder & CEO Labamu Emmanuel van de Geer mengatakan, ERP kini telah berkembang dari sekadar sistem operasional menjadi platform strategis yang membantu perusahaan mengambil keputusan secara lebih cepat dan berbasis data.
Baca Juga
Net Sell Berlanjut Rp 577,79 Miliar, Saham BBRI dan BMRI Penyumbang Terbesar
"Saat ini, perusahaan menghasilkan data operasional dalam jumlah yang sangat besar. Tantangannya bukan lagi mengumpulkan data, tetapi bagaimana mengubahnya menjadi informasi yang dapat digunakan untuk mengambil keputusan lebih cepat, bekerja lebih efisien, dan memberikan layanan yang lebih baik kepada pelanggan," ujar Emmanuel melalui penjelasan resminya di Jakarta, Rabu (1/7/2026).
Melalui solusi ERP dan Restaurant Management System (RMS), dia mengatakan, Labamu membantu perusahaan di sektor manufaktur, ritel, dan layanan makanan mengintegrasikan proses operasional dalam satu platform sehingga bisnis dapat berjalan lebih efisien, saling terhubung, dan siap bertumbuh.
Untuk sektor manufaktur, ERP Labamu mengintegrasikan proses mulai dari perencanaan produksi, pengadaan, pengelolaan persediaan, pergudangan, distribusi, hingga pelaporan secara end-to-end.
Baca Juga
Potensi 'Cuan' di Bisnis AI dan 'Cloud', Telkom (TLKM) Cari Mitra Data Center
Sementara itu, bagi industri restoran dan bisnis multi-outlet, RMS Labamu membantu mengelola transaksi, operasional dapur, inventaris, pembayaran, serta hubungan pelanggan melalui satu sistem terpusat. Komitmen tersebut juga ditunjukkan melalui partisipasi Labamu dalam B2B Tech Asia 2026.
Dalam forum tersebut, Emmanuel van de Geer menjadi pembicara pada sesi "The Future of Retail Operations: How ERP and Autonomous AI Are Reshaping the Enterprise", yang membahas peran ERP dan AI dalam membangun operasional perusahaan yang lebih adaptif di tengah persaingan bisnis yang semakin dinamis.
Co-Founder & COO Labamu Kamal Shivdasani mengatakan, partisipasi dalam forum industri merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk tidak hanya menghadirkan solusi teknologi, tetapi juga berkontribusi dalam membangun ekosistem bisnis yang semakin terdigitalisasi di Asia Tenggara.
Baca Juga
Lima Lembaga Pemerintah Kompak Dukung RUU Satu Data Indonesia
Labamu menilai perusahaan yang memiliki fondasi operasional yang terintegrasi akan lebih siap memanfaatkan perkembangan AI untuk meningkatkan efisiensi, mengoptimalkan sumber daya, serta mempercepat pengambilan keputusan strategis.
Melalui kampanye #GrowthSimplified, Labamu menegaskan komitmennya membantu pelaku usaha menyederhanakan kompleksitas operasional melalui teknologi yang saling terhubung, pemanfaatan data yang optimal, serta inovasi yang mendukung pertumbuhan bisnis berkelanjutan.

