Kementerian PUPR Kebut Pembangunan Rusun ASN-Hankam di IKN
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan mengebut pembangunan rumah susun (rusun) bagi para aparatur sipil negara (ASN) dan hankam yang akan bertugas di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Dirjen Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto mengatakan, pemerintah menginginkan para ASN dan hankam yang bakal bertugas di IKN tinggal di hunian yang layak. Proyek tersebut ditargetkan rampung pada akhir 2024.
Baca Juga
“Kami membangun rusun dengan desain bangunan hijau, dan tentunya unit hunian yang nyaman karena dilengkapi meubelair di dalamnya. Jadi, ASN tinggal masuk membawa pakaian dan peralatan seperlunya," ujar Iwan Suprijanto dalam keterangan yang diterima investortrust.id, Kamis (9/11/2023).
Menurut Iwan, rancangan visual atau mock-up rusun ASN-hankam idi IKN sempat dipajang pada pameran Konstruksi Indonesia 2023 di Jakarta International Expo, pekan lalu, dengan skala perbandingan 1:1 (dalam bentuk asli).
Dia menjelaskan, setiap unit hunian terdiri atas living room, kitchen, service area, tiga kamar tidur, dan dua kamar mandi. "Konsep pembangunan IKN mengadopsi konsep kota terpadu. Karena mayoritas ASN yang pindah ke sana merupakan ASN generasi milenial, kami mendesain unit hunian tersebut dengan desain minimalis," papar dia.
Iwan mengungkapkan, rencananya sebanyak 47 tower rusun ASN-hankam berada di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) dan IKN sub-WP 1A dengan total lahan seluas 45,91 ha. Masing-masing tower dibangun setinggi 12 lantai.
Dalam proses pembangunan rusun ASN-hankam di IKN, kata Iwan Suprijanto, Kementerian PUPR menerapkan sedikitnya tiga kriteria pelaksanaan pembangunan dengan prinsip environmental, social, and governance (ESG).
Baca Juga
“Kami dituntut tidak hanya merencanakan bangunan yang canggih yang dapat dibanggakan dan sebagai sebuah show case tingkat dunia untuk penerapan bangunan hijau dan cerdas dengan teknologi terkini yang mendukung pengurangan efek gas rumah kaca,” jelas dia.
Iwan menambahkan, secara keseluruhan, dari 47 tower rusun ASN-hankam memiliki total 2.820 unit dengan tipe 98 m2 untuk tiap unitnya. Pembangunan rusun terdiri atas 31 rusun untuk ASN dengan jumlah 1.860 unit guna menampung 5.580 orang.
Adapun rusun hankam, menurut Iwan, meliputi 7 rusun untuk personel Polri dan Badan Intelijen Negara (BIN) serta 9 rusun untuk Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dengan total 960 unit menampung 2.880 personel. (CR-8)

