Sekolah Rakyat Jember Punya Lapangan Bola Standar FIFA, Progres Capai 94%
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id -- Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengungkapkan, pembangunan lapangan sepak bola di kawasan Sekolah Rakyat Kabupaten Jember, Jawa Timur, telah mencapai progres 93,94% per 5 Juni 2026. Fasilitas olahraga tersebut menjadi salah satu sarana utama dalam kompleks pendidikan seluas 7,4 hektare (ha) yang ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026.
Lapangan sepak bola tersebut dibangun dengan ukuran 105 x 68 meter yang mengacu pada standar FIFA. Di sekelilingnya juga dibangun jogging track berlapis karet (rubber) dengan lebar sesuai standar internasional.
Baca Juga
Pesan Prabowo ke Siswa Sekolah Rakyat: Angkat Derajat Orang Tuamu
Menteri PU, Dody Hanggodo menegaskan, percepatan pembangunan Sekolah Rakyat tetap harus mengedepankan kualitas konstruksi agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Paling penting, kualitas bukan sesuatu yang boleh dikorbankan. Saya paling anti mengorbankan kualitas, apa pun yang terjadi, bangunan Sekolah Rakyat ini harus bertahan lama,” kata Dody dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa (9/6/2026).
Dody menyebutkan, pekerjaan yang masih berlangsung pada lapangan sepak bola, meliputi pemeliharaan rumput, pemupukan, serta penyempurnaan area pendukung agar siap digunakan saat kegiatan belajar mengajar dimulai.
Lapangan tersebut juga dilengkapi sistem drainase berlapis yang dirancang sesuai standar teknis lapangan sepak bola internasional. Rumput yang digunakan merupakan jenis matrella.
Sementara itu, Project Manager PT Nindya Karya (Persero), Aryansah Pratama Putra menyampaikan, lapangan sepak bola dan jogging track ditargetkan selesai pada pekan ini.
“Kenapa bisa dikatakan standar internasional, jadi dimensi lapangan sepak bola sesuai dengan standar FIFA, sistem drainase juga sudah sesuai standar yang diterapkan FIFA, material rumputnya, dan juga jogging track dengan lebar sesuai standar internasional,” ujar Aryansah.
Secara keseluruhan, progres pembangunan Sekolah Rakyat Kabupaten Jember mencapai 74,14% per 5 Juni 2026. Untuk mengejar target penyelesaian, Kementerian PU bersama kontraktor pelaksana mengerahkan sekitar 1.000 pekerja dan sejumlah alat berat.
Selain pekerjaan bangunan dan penataan kawasan, proses perakitan furnitur untuk ruang kelas dan asrama juga telah dimulai setelah sebagian besar perlengkapan tiba di lokasi.
Baca Juga
Siswa Sekolah Rakyat Pidato Berbahasa Inggris di Hadapan Prabowo
Pembangunan Sekolah Rakyat Jember menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan nilai kontrak Rp 221,99 miliar. Proyek tersebut dikerjakan oleh PT Nindya Karya (Persero) bersama Modern dalam skema kerja sama operasi (KSO), dengan dukungan manajemen konstruksi oleh PT Agrinas Jaladri Nusantara (Persero).
Sekolah Rakyat Kabupaten Jember ditargetkan menampung sekitar 1.000 siswa jenjang SD, SMP, dan SMA yang terbagi dalam 36 rombongan belajar. Kompleks pendidikan tersebut dilengkapi ruang kelas, asrama, rumah susun guru, masjid, gedung ibadah, gedung serbaguna, lapangan basket, lapangan upacara, kantin, serta area terbuka untuk mendukung kegiatan pendidikan dan pengembangan karakter siswa.

