Harga Emas Antam (ANTM) Bertahan di Rp 2,774 Juta, Investor Menunggu Data AS
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam hari ini Rabu (3/6/2026) dipantau laman Logam Mulia mencapai Rp 2,774 juta atau stagnan dari Selasa (2/6/2026) Rp 2,774 juta per gram menyusul pelaku pasar mencermati perkembangan terbaru di Timur Tengah.
Adapun rekor tertinggi sepanjang sejarah (all time high/ATH) sebelumnya di level Rp 3,168 juta per gram yang dicetak pada Kamis 29 Januari 2026. Sedangkan harga jual kembali (buyback) emas Antam sebesar Rp 2,584 juta atau stagnan dari sebelumnya Rp 2,584 juta.
Harga emas Antam bergerak di tengah harga emas dunia yang menguat pada perdagangan Selasa (2/6/2026). Harga emas berjangka Amerika Serikat naik 0,3% dan ditutup pada US$ 4.519,90 per troy ounce.
Baca Juga
Harga Emas UBS, Antam, dan Galeri24 Kompak Menguat
Perhatian pasar tertuju pada perkembangan hubungan Amerika Serikat dan Iran. Kantor berita Mehr melaporkan bahwa Iran sedang meninjau proposal kesepakatan dari AS yang bertujuan mengakhiri konflik antara kedua negara.
Laporan tersebut muncul setelah Trump menyatakan bahwa pembicaraan menuju kesepakatan masih berlangsung. Harapan terhadap kemungkinan meredanya ketegangan geopolitik menjadi faktor yang terus diperhatikan investor dalam menentukan posisi investasi mereka.
Sejak konflik meningkat, harga emas menghadapi tekanan karena lonjakan harga energi memicu kekhawatiran inflasi global. Kondisi tersebut mendorong ekspektasi bahwa suku bunga dapat bertahan lebih tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama.
Di satu sisi, emas selama ini dikenal sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi. Namun di sisi lain, logam mulia tersebut cenderung kehilangan daya tarik ketika suku bunga tinggi karena tidak memberikan imbal hasil seperti obligasi atau instrumen keuangan lainnya.
Selain faktor geopolitik, investor juga menantikan sejumlah data ekonomi penting dari Amerika Serikat pada pekan ini. Data tersebut diharapkan dapat memberikan petunjuk mengenai langkah berikutnya dari Federal Reserve, bank sentral AS.
Laporan ketenagakerjaan ADP dijadwalkan dirilis pada Rabu, sedangkan laporan ketenagakerjaan resmi Pemerintah AS akan diumumkan pada Jumat (5/6/2026). Kedua data tersebut sering digunakan pasar untuk mengukur kekuatan ekonomi dan potensi perubahan kebijakan suku bunga.
Baca Juga
Harga Emas Turun Seusai Konflik Iran-AS Picu Kekhawatiran Suku Bunga Tinggi
Apabila pasar tenaga kerja masih menunjukkan ketahanan kuat, Federal Reserve (The Fed) berpotensi mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi lebih lama. Sebaliknya, pelemahan data dapat membuka ruang bagi pelonggaran kebijakan moneter.
Sementara itu, Commerzbank merevisi proyeksi harga emas pada akhir tahun ini menjadi US$ 4.800 per troy ounce dari perkiraan sebelumnya sebesar US$ 5.000 per troy ounce. Meski memangkas target jangka pendek, bank asal Jerman tersebut tetap mempertahankan proyeksi harga emas sebesar US$ 5.200 per troy ounce pada akhir 2027. Commerzbank menilai faktor-faktor struktural yang selama ini menopang harga emas masih tetap kuat.
Datar harga emas Antam hari ini:
- Emas 0,5 gram: Rp 1,437 juta
- Emas 1 gram: Rp 2,774 juta
- Emas 2 gram: Rp 5,488 juta
- Emas 3 gram: Rp 8,207 juta
- Emas 5 gram: Rp 13,645 juta
- Emas 10 gram: Rp 27,235 juta
- Emas 25 gram: Rp 67,962 juta
- Emas 50 gram: Rp 135,845 juta
- Emas 100 gram: Rp 271,612 juta
- Emas 250 gram: Rp 678,765 juta
- Emas 500 gram: Rp 1,357,320 miliar
- Emas 1.000 gram: Rp 2,714,600 miliar.

