Baru 11 Tahun, Summarecon Bandung (SMRA) Sudah Diakui Asia
Poin Penting
|
BANDUNG, Investortrust.id - Summarecon Bandung, entitas PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) dalam waktu relatif singkat, yaitu 11 tahun, berhasil mentransformasi kawasan Bandung Timur, khususnya Gedebage, menjadi kota terpadu yang dinamis.
Pengembangan ini menghadirkan integrasi kawasan hunian, komersial, hingga infrastruktur berbasis inovasi dengan pendekatan pembangunan yang berorientasi pada lingkungan hijau dan berkelanjutan.
Keberhasilan transformasi itu membuat Summarecon Bandung mendapatkan penghargaan internasional dari Real Estate Asia dengan kategori “Urban Regeneration” yang diterima Executive Director Summarecon Bandung Hindarko Hasan, dalam rangkaian acara di Singapura, Kamis (28/5/2026).
Baca Juga
Dorong Ekonomi Indonesia Timur, Summarecon (SMRA) Siapkan Mal Kelima di Makassar
President Director PT Summarecon Agung Tbk Adrianto P. Adhi mengatakan berbagai penghargaan yang diraih perusahaan menunjukkan komitmen Summarecon dalam menciptakan kota terpadu yang tidak hanya bernilai secara ekonomi, tetapi juga memberikan dampak sosial dan lingkungan jangka panjang.
“Keberhasilan ini juga semakin memperkuat posisi Summarecon sebagai salah satu pengembang di Indonesia yang konsisten menghadirkan township dengan standar pengembangan berkelas dunia,” ujar Adrianto dikutip Jumat (29/5/2026).
Sementara Hindarko Hasan mengatakan penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas konsep pengembangan kawasan yang mengedepankan keseimbangan antara kemajuan kota modern dan keberlanjutan lingkungan.
“Ini adalah apresiasi yang tinggi untuk pengembangan Summarecon Bandung yang mengedepankan keseimbangan antara kemajuan kota modern dan lingkungan berkelanjutan. Ruang hijau, konektivitas, dan kualitas hidup fondasi utama pengembangan Summarecon Bandung,” kata Hindarko Hasan.
Ia menjelaskan konsep tersebut diwujudkan melalui pembangunan berbagai fasilitas terintegrasi, mulai ruang terbuka hijau publik Taman Sumringah, pusat gaya hidup Summarecon Mall Bandung, hingga konektivitas kawasan yang terhubung dengan akses Tol Gedebage Padaleunyi dan kereta cepat Whoosh melalui Stasiun Tegalluar Summarecon. “Seluruh elemen tersebut dirancang untuk menciptakan lingkungan urban yang nyaman, dinamis, dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ujarnya.
Contributing Editor Real Estate Asia Awards 2026 Simon Hyett mengatakan inovasi dan konsistensi dalam menerapkan prinsip keberlanjutan menjadi faktor utama penilaian penghargaan tersebut.
Summarecon Bandung mulai dikembangkan sejak 2015 dengan masterplan yang mengacu pada Rencana Tata Ruang Kota Bandung. Kawasan tersebut dirancang sebagai pusat kota baru di Gedebage dengan konsep residensial dan komersial terpadu untuk menjawab kebutuhan kehidupan urban modern.
Pendekatan pembangunan berkelanjutan diterapkan sejak awal melalui pembangunan danau dan taman kota dengan total luas mencapai 27 hektare. Hingga kini, lebih dari 2.000 unit hunian telah diluncurkan. Terbaru, Summarecon Bandung memasarkan hunian premium Cluster Xandari dengan harga mulai Rp 28 miliar per unit.
Baca Juga
Selain kawasan residensial, Summarecon Bandung juga menghadirkan berbagai fasilitas komersial dan gaya hidup yang diisi tenant nasional maupun internasional, seperti McDonald’s, Bakmi GM, Texas Chicken, Lu Ji Tiam, Kopi Kosu, Setiabudhi Market, Jungle Padel, Dot Hub Space, hingga Pasar Modern Sinpasa. Kehadiran Summarecon Mall Bandung pada 2024 turut mendorong perkembangan gaya hidup baru di kawasan Bandung Timur sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi setempat.
Fasilitas pendidikan dan inovasi juga terus dikembangkan melalui kehadiran Sekolah Islam Al Azhar Summarecon Bandung, Sekolah Terpadu Sedaya Bintang, serta ITB Innovation Park. Kawasan tersebut juga dilengkapi fasilitas ibadah dan layanan kesehatan.

