Catat! Registrasi SIM Card dengan Biometrik Resmi Berlaku Mulai 1 Juli 2026
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) memastikan registrasi SIM card baru dengan biometrik wajah atau face recognition resmi berlaku penuh mulai 1 Juli 2026. Kebijakan ini diterapkan untuk memperkuat perlindungan data pengguna.
Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kemkomdigi, Edwin Hidayat Abdullah mengatakan, sistem tersebut telah diuji selama lima bulan terakhir bersama semua operator seluler. Pemerintah menilai infrastruktur dan layanan registrasi sudah siap diterapkan penuh.
“Untuk registrasi SIM secara biometrik sudah bisa dimulai efektif secara nasional, tidak ada lagi pelonggaran per 1 Juli 2026,” ujar Edwin di Jakarta, Kamis (29/5/2026).
Baca Juga
Sebelumnya, Kemenkomdigi menilai sistem lama berbasis nomor induk kependudukan (NIK) dan kartu keluarga (KK) sudah rentan disalahgunakan. Pemerintah menemukan banyak kasus registrasi ilegal memakai data kependudukan curian.
Edwin mengatakan kebijakan biometrik diterapkan untuk meningkatkan keamanan transaksi digital masyarakat. Teknologi face recognition juga telah digunakan di sejumlah negara seperti Korea Selatan, Thailand, dan Vietnam.
Operator seluler juga diminta memperkuat sistem anti-scam untuk melindungi pelanggan. Sejumlah fitur pengamanan sudah diluncurkan oleh Telkomsel, Indosat, dan XLSmart.
Baca Juga
Registrasi SIM Card Baru Pakai Biometrik Resmi Berlaku, Meutya Hafid: Cegah Penipuan Online!
Wajib untuk pengguna baru, sukarela bagi pengguna lama
Selain registrasi pengguna baru, Kemkomdigi juga mendorong verifikasi biometrik bagi pengguna lama. Namun demikian verifikasi tersebut hanya bersifat sukarela.
"Langkah ini dilakukan agar masyarakat bisa mengecek penyalahgunaan identitas pada nomor lain. Jadi ini bukan untuk menyusahkan, tapi untuk saling melindungi,” kata Edwin.
Nantinya pengguna SIM card baru dapat melakukan registrasi verifikasi wajah lewat berbagai metode. Pengguna dapat datang langsung ke gerai operator masing-masing, lewat aplikasi di smartphone mereka, atau melalui situs resmi operator terkait.

