Harga Emas Antam (ANTM) Terkoreksi Rp 5.000 Seusai Dolar AS dan Minyak Dunia Turun
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam hari ini Selasa (26/5/2026) dipantau laman Logam Mulia mencapai Rp 2,798 juta atau turun Rp 5.000 dari Senin (25/5/2026) Rp 2,803 juta per gram setelah pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) dan turunnya harga minyak.
Adapun rekor tertinggi sepanjang sejarah (all time high/ATH) sebelumnya di level Rp 3,168 juta per gram yang dicetak pada Kamis 29 Januari 2026. Sedangkan harga jual kembali (buyback) emas Antam sebesar Rp 2,607 juta atau turun Rp 5.000 dari sebelumnya Rp 2,602 juta.
Harga emas Antam bergerak di tengah harga emas dunia yang naik lebih 1% pada perdagangan Senin (25/5/2026). Harga emas spot naik 1,1% menjadi US$ 4.559,07 per ons pada pukul 07.36 GMT. Sementara itu, kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Juni menguat 0,8% menjadi US$ 4.559,80 per ons.
Kenaikan harga emas terjadi ketika pasar menilai optimisme terhadap terobosan negosiasi damai antara AS dan Iran mulai memengaruhi pasar energi global. Harapan tercapainya kesepakatan dapat membuka kembali Selat Hormuz, jalur perdagangan minyak utama dunia, sehingga menekan harga minyak mentah.
Baca Juga
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian dan Antam Jalin Sinergi Strategis Perdagangan Logam Mulia
Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengatakan Washington dan Iran telah sebagian besar menegosiasikan nota kesepahaman terkait kesepakatan perdamaian.
Meski demikian, Trump juga menegaskan dirinya tidak terburu-buru menyelesaikan kesepakatan dengan Iran. Pernyataan itu membuat pelaku pasar tetap berhati-hati dalam mengambil posisi investasi.
Di sisi lain, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan Washington akan mencapai kesepakatan baik dengan Iran atau menghadapi negara tersebut dengan cara lain.
Pelemahan dolar AS turut mendukung kenaikan harga emas. Indeks dolar berada di level terendah dalam sepekan sehingga emas yang diperdagangkan dalam dolar menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.
Harga minyak dunia juga turun ke level terendah dalam dua minggu. Penurunan harga minyak dapat meredakan tekanan inflasi global, meski kondisi tersebut juga memengaruhi ekspektasi kebijakan suku bunga Federal Reserve AS (The Fed).
Dalam kondisi normal, harga minyak yang tinggi dapat mendorong inflasi dan membuat suku bunga bertahan tinggi lebih lama. Situasi itu biasanya menjadi sentimen negatif bagi emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil seperti instrumen berbunga.
Baca Juga
Harga Emas Turun 1%, Minyak dan Dolar AS Jadi Penekan
Pasar juga mencermati perkembangan di Federal Reserve AS. Kevin Warsh dilantik sebagai ketua bank sentral AS pada Jumat lalu di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap inflasi dan sentimen konsumen akibat lonjakan harga energi terkait konflik Iran.
Datar harga emas Antam hari ini:
- Emas 0,5 gram: Rp 1,449 juta
- Emas 1 gram: Rp 2,798 juta
- Emas 2 gram: Rp 5,536 juta
- Emas 3 gram: Rp 8,279 juta
- Emas 5 gram: Rp 13,765 juta
- Emas 10 gram: Rp 27,475 juta
- Emas 25 gram: Rp 68,562 juta
- Emas 50 gram: Rp 137,045 juta
- Emas 100 gram: Rp 274,012 juta
- Emas 250 gram: Rp 684,765 juta
- Emas 500 gram: Rp 1,369,320 miliar
- Emas 1.000 gram: Rp 2,738,600 miliar.

