API-IMA Minta Kepastian Aturan Ekspor SDA Strategis dalam Proses Transisi
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Asosiasi Pertambangan Indonesia/Asosiasi Pertambangan Indonesia (API-IMA) menyoroti perlunya panduan yang lebih jelas dalam proses transisi kebijakan tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam (SDA) strategis guna menjaga keberlanjutan bisnis dan stabilitas pasar.
Direktur Eksekutif API-IMA Sari Esayanti mengatakan kejelasan aturan diperlukan agar proses negosiasi yang tengah berjalan di tingkat perusahaan tidak terganggu akibat perubahan kebijakan.
Baca Juga
Dirut PT AADI Tbk Julius Aslan: Kami Dukung PT DSI, Badan Tunggal Ekspor SDA
“Dibutuhkan kejelasan agar proses negosiasi yang krusial bagi perusahaan dapat tetap berjalan untuk keberlanjutan perusahaan dan menjaga kestabilan pasar,” ujar Sari Esayanti di Jakarta, Senin (25/5/2026).
Menurut API-IMA, industri pertambangan merupakan salah satu sektor vital yang menopang perekonomian nasional sehingga membutuhkan kepastian regulasi, khususnya dalam aspek pelaporan dan tata kelola ekspor.
Untuk itu, asosiasi menilai keterlibatan Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam proses implementasi kebijakan menjadi penting untuk memastikan transisi berjalan efektif dan tidak menimbulkan ketidakpastian di lapangan.
Selain itu, API-IMA menekankan pentingnya penghormatan terhadap kontrak jangka panjang maupun penjualan jangka pendek yang telah disepakati sebelumnya oleh pelaku industri.
Baca Juga
Menurut asosiasi, konsistensi terhadap kontrak menjadi faktor utama dalam menjaga kepercayaan investor sekaligus memastikan keberlangsungan investasi yang telah berjalan di sektor pertambangan.
Pelaku industri, lanjut API-IMA, sangat mengandalkan kepastian hukum dan stabilitas kebijakan dalam menjalankan kegiatan usaha, terutama di tengah dinamika pasar komoditas global yang terus berubah.

