Menteri Ara dan Rosan Bakal Cek Progres Rusun Subsidi Meikarta Besok
JAKARTA, investortrust.id — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait atau Ara menyatakan akan meninjau progres pembangunan rumah susun (rusun) subsidi di kawasan Meikarta, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Selasa (26/5/2026) besok. Peninjauan itu akan dilakukan Menteri Ara bersama Menteri Investasi dan Hilirisasi/ Kepala BKPM sekaligus CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rosan Roeslani.
“Besok pagi, saya ada rencana ke Meikarta dengan Pak Rosan (CEO Danantara), kalau tidak ada perubahan ya," kata Ara saat ditemui di kantor BRI, Jakarta, Senin (25/5/2026.
Baca Juga
Menteri Ara Optimistis Rusun Subsidi Meikarta Mulai Akad Tahun Ini
Menteri Ara menargetkan akad rusun tersebut dapat dilakukan pada akhir 2026 mendatang.
"Kita sudah groundbreaking, sudah land clearing, mudah-mudahan akhir tahun ini kita sudah bisa melakukan akad atau transaksi kepada konsumen,” kata
Dalam kesempatan sebelumnya, Menteri Ara optimistis proyek rusun subsidi di Kabupaten Bekasi tersebut dapat mulai memasuki tahap akad pada tahun ini seiring progres pembangunan yang terus berjalan sejak Maret 2026.
“Ya, sudah cukup banyak progresnya, karena kita berencana tahun ini sudah dimulai ada akad. Akad itu artinya rakyat sudah bisa memesan, sudah bisa mulai membeli rumah susun subsidi yang ada di Meikarta,” kata Ara saat ditemui di The Tower, Jakarta, Kamis (21/5/2026).
Menurut Ara, proyek tersebut merupakan pembangunan rusun subsidi terbesar yang saat ini dijalankan pemerintah.
“Kita sudah mulai rumah susun subsidi yang terbesar, yaitu di Meikarta. Nanti saya undang, mungkin di bulan Juni (2026) ini, untuk melihat progresnya,” ujarnya.
Ara mengatakan, total rusun subsidi yang dipersiapkan di kawasan tersebut mencapai 141.000 unit atau setara 54 tower. Hal itu sudah dilaporkan Ara kepada Presiden Prabowo Subianto.
“Total dipersiapkan, saya baru laporan langsung sama Presiden, totalnya 141.000 unit. Ini tentu secara bertahap,” tuturnya.
Ia menjelaskan proyek rusun subsidi Meikarta berada di tiga lokasi dengan total luas lahan mencapai 30 hektare. Lahan tersebut merupakan hibah dari Lippo Group.
“Ada tiga lokasi, total 30 hektare, tanahnya hibah dari Pak Mochtar Riyadi, dari Lippo Group,” ucap Ara.
Sebelumnya, Ketua Satgas Perumahan Hashim Djojohadikusumo menyebut pembangunan rusun subsidi di kawasan Meikarta sebagai proyek teladan bagi program 3 juta rumah Presiden Prabowo.
Baca Juga
Menteri Ara Ungkap Peran Seskab Teddy dalam Proyek Rusun Subsidi Meikarta
Hal itu disampaikan Hashim saat acara groundbreaking rusun subsidi di kawasan Meikarta, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (8/3/2026).
“Pertama-tama ingin saya haturkan banyak terima kasih kepada tuan rumah kita yang juga menghibahkan tanah Pak Mochtar dan Pak James. 30 hektare lebih yang saya lihat tadi. Kemungkinan bisa 140.000 unit apartemen seperti dikatakan Pak Rosan tadi ini bersejarah, luar biasa,” kata Hashim.
Rusun subsidi di kawasan Meikarta tersebut diperkirakan menelan investasi hingga Rp 39 triliun di luar nilai tanah. Pengembang menawarkan tiga tipe unit, yakni satu kamar tidur untuk tipe 25 dan 27, dua kamar tidur tipe 35 dan 37, serta tiga kamar tidur tipe 45.

