Elnusa (ELSA) Dorong Efisiensi Industri Energi Lewat Teknologi Terintegrasi
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - PT Elnusa Tbk (ELSA), perusahaan jasa energi terintegrasi anggota Subholding Upstream Pertamina, memperkuat transformasi bisnis berbasis teknologi dan inovasi melalui partisipasinya dalam The 50th Indonesian Petroleum Association Convention & Exhibition (IPA Convex) 2026. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan efisiensi operasi, memperkuat keandalan infrastruktur energi, dan mendukung keberlanjutan industri migas nasional.
Partisipasi PT Elnusa Tbk dalam ajang migas terbesar di Asia Tenggara tersebut dilakukan bersama booth PT Pertamina Hulu Energi sebagai bagian dari Subholding Upstream Pertamina.
Baca Juga
Elnusa (ELSA) Turunkan Emisi 3.079 Ton CO2e dan Pengurangan 178.606 Limbah Plastik
Mengusung tema perusahaan 2026 “Rediscover Technology and Innovation Edge”, Elnusa menegaskan fokus pengembangan layanan berbasis inovasi untuk menjawab kebutuhan industri energi yang semakin dinamis.
Direktur Pengembangan Usaha PT Elnusa Tbk Arief Prasetyo Handoyo mengatakan IPA Convex 2026 menjadi momentum strategis bagi perusahaan untuk menunjukkan kesiapan kapabilitas teknologi dan solusi bernilai tambah bagi industri energi nasional.
“Melalui semangat Rediscover Technology and Innovation Edge, Elnusa terus mengembangkan teknologi dan solusi yang tidak hanya meningkatkan efisiensi dan reliability operasi, tetapi juga menciptakan nilai tambah bagi pelanggan dan mendukung keberlanjutan industri energi nasional. Kami ingin menghadirkan layanan end-to-end dari hulu hingga hilir yang semakin adaptif terhadap kebutuhan industri ke depan,” ujar Arief dikutip Jumat (22/5/2026).
Salah satu inovasi utama yang diperkenalkan Elnusa adalah PertaStream Inline Inspection Ultrasonic Tool atau ILI UT, teknologi inspeksi pipa berbasis ultrasonik hasil kolaborasi Pertamina, Pindad, dan Elnusa. Teknologi tersebut mendukung monitoring integritas jaringan pipa migas dari sektor hulu hingga hilir dengan tingkat akurasi deteksi mencapai 90%. Integrasi big data analytics dan pemantauan kesehatan pipa secara komprehensif dinilai mampu meningkatkan keandalan operasi sekaligus memperkuat mitigasi risiko kebocoran.
Selain itu, Elnusa juga menghadirkan Foam Pig Development sebagai bagian dari ekosistem Pipeline Integrity Management, yakni teknologi pembersihan pipa secara in-line yang diproduksi mandiri di dalam negeri.
Baca Juga
Terdorong Kebangkitan Hulu Migas, Intip Prospek Kinerja dan Saham Elnusa (ELSA)
Menurut dia, inovasi tersebut tidak hanya mendukung efisiensi operasional migas, tetapi juga memperkuat pengembangan teknologi nasional dan peningkatan tingkat komponen dalam negeri (TKDN). Selain mengikuti pameran, Elnusa juga aktif membagikan kapabilitas teknis melalui berbagai technical presentation yang membahas pengembangan operasi migas.
Topik yang dibahas mencakup teknologi stimulasi sumur tanpa proppant, optimalisasi akuisisi seismik 3D Ocean Bottom Node (OBN) di Papua, hingga implementasi hydraulic workover unit sebagai alternatif operasi pengeboran di area rawa dengan persyaratan teknis dan keselamatan yang tinggi.

